Selasa, 22 Agustus 2017

Tak Pernah Habis, Ada Berapa Juta Liter Air Zam Zam Sebenarnya?

View Article

Tak banyak yang tahu bagaimana caranya sumur Zamzam bisa mengeluarkan puluhan juta liter pada setiap musim haji tanpa pernah mengalami kekeringan sekali pun.

Pada tahun 1971, seorang doktor dari negeri Mesir mengatakan kepada awak media di Eropa bahwa air Zamzam itu tidak sehat untuk diminum. Asumsinya didasarkan bahwa kota Mekah itu berada di bawah garis permukaan laut. Air Zamzam itu berasal dari air sisa buangan penduduk kota Mekah yang meresap, kemudian mengendap terbawa bersama-sama air hujan dan keluar dari sumur Zamzam.

Tentu saja ini merupakan prasangka buruk yang merugikan dunia Islam. Berita ini sampai ke telinga Raja Faisal yang amat marah mendengarnya. Beliau lalu memerintahkan Menteri Pertanian dan Sumber Air untuk menyelidiki masalah ini, dan mengirimkan sampel air Zamzam ke Laboratorium-laboratorium di Eropa untuk dilakukan tes.

Tariq Hussain, insinyur kimia yang bekerja di Instalasi Pemurnian Air Laut untuk diminum, di Kota Jeddah, mendapat tugas menyelidikinya. Pada saat memulai tugasnya, Tariq belum punya gambaran, bagaimana sumur Zamzam bisa menyimpan air yang begitu banyak seperti tak ada batasnya.

Hanya Sumur kecil

Ketika sampai di dalam sumur, Tariq amat tercengang ketika menyaksikan bahwa ukuran “kolam” sumur itu hanya 18 x 14 feet saja (Kira-kira 5 x 4 meter). Tak terbayang, bagaimana caranya sumur sekecil ini bisa mengeluarkan jutaan galon air setiap musim hajinya. Dan itu berlangsung sejak ribuan tahun yang lalu, sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

Tariq mulai mengukur kedalaman air sumur. Dia minta asistennya masuk ke dalam air. Ternyata air sumur itu hanya mencapai sedikit di atas bahu pembantunya yang tinggi tubuhnya 5 feet 8 inci. Lalu dia menyuruh asistennya untuk memeriksa, apakah mungkin ada cerukan atau saluran pipa di dalamnya. Setelah berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, ternyata tidak ditemukan apapun!.

Dia berpikir, mungkin saja air sumur ini disupplai dari luar melalui saluran pompa berkekuatan besar. Bila seperti itu kejadiannya, maka dia bisa melihat turun-naiknya permukaan air secara tiba-tiba. Tetapi dugaan inipun tak terbukti. Tak ditemukan gerakan air yang mencurigakan, juga tak ditemukan ada alat yang bisa mendatangkan air dalam jumlah besar.

Selanjutnya, dia meminta asistennya masuk lagi ke dalam sumur. Lalu menyuruh berdiri, dan diam di tempat sambil mengamati sekelilingnya. Perhatikan dengan sangat cermat, dan laporkan apa yang terjadi, sekecil apapun. Setelah melakukan proses ini dengan cermat, asistennya tiba-tiba mengacungkan kedua tangannya sambil berteriak, “Alhamdulillah, Saya temukan dia! Pasir halus menari-nari di bawah telapak kakiku. Dan air itu keluar dari dasar sumur”.

Lalu asistennya diminta berputar mengelilingi sumur ketika tiba saat pemompaan air (untuk dialirkan ke tempat pendistribusian air) berlangsung. Dia merasakan bahwa air yang keluar dari dasar sumur sama besarnya seperti sebelum periode pemompaan. Dan aliran air yang keluar, besarnya sama di setiap titik, di semua area. Ini menyebabkan permukaan sumur itu relatif stabil, tak ada guncangan yang besar

Seusai pengamatan itu, Tariq mengirimkan sampel air ke beberapa laboratorium di Eropa dan sebagian ke laboratorium di Saudi. Dan sebelum meninggalkan Ka’bah, dia berpesan kepada petugas di Mekah untuk menyelidiki keadaan sumur lainnya di sekitar Ka’bah.

Sesampainya di kantornya di Jeddah, dia mendapat laporan bahwa sumur-sumur lain di sekitar Mekah dalam keadaan kering. Jadi hanya sumur Zamzam yang penuh air. Allahu Akbar. Jika Allah menghendaki, apapun bisa terjadi.

Baca: Ini 5 Keajaiban Air Zamzam Yang Perlu Anda Ketahui

Mengandung zat Anti Kuman

Hasil penelitian sampel air di Eropa dan Saudi Arabia menunjukkan bahwa air Zamzam mengandung zat flourida yang punya daya efektif membunuh kuman, layaknya seperti sudah mengandung obat. Lalu perbedaan air Zamzam dibandingkan dengan air sumur lain di kota Mekah dan Arab sekitarnya adalah dalam hal kuantitas kalsium dan garam magnesium.
Kandungan kedua mineral itu sedikit lebih banyak pada air zamzam. Itu mungkin sebabnya air zamzam membuat efek menyegarkan bagi jamaah yang kelelahan. Tambahan lagi, hasil laboratorium Eropa menunjukkan bahwa zamzam layak untuk diminum, sehat untuk diminum. Ini otomatis menjawab prasangka buruk doktor di awal tulisan tadi.

Keistimewaan lain, komposisi dan rasa kandungan garamnya selalu stabil, selalu sama dari sejak terbentuknya sumur ini. “Rasanya” selalu terjaga, diakui oleh semua jemaah haji dan umrah yang selalu datang tiap tahun. Tak pernah ada yang komplain. Dan Air zamzam ini tak pernah dicampur bahan kimia apapun seperti layaknya air PAM kita. Murni air sehat.

Satu kehebatan lagi, sumur air zamzam tak pernah ditumbuhi lumut, padahal di seluruh dunia sumur itu selalu ditumbuhi lumut dan tumbuhan mikroorganisme.

BacaInilah Misteri Sumur Air Zamzam yang Belum Banyak Orang Tahu

Bisa Menyembuhkan Penyakit

Diriwayatkan dalam Sahih Muslim, Nabi bertanya kepada Abu Dzarr, yang telah tinggal selama 30 hari siang malam di sekitar Ka’bah tanpa makan-minum, selain Zamzam. “Siapa yang telah memberimu makan?” “Saya tidak punya apa-apa kecuali air Zamzam ini, tapi saya bisa gemuk dengan adanya gumpalan lemak di perutku” Abu Dzarr menjelaskan, “Saya juga tidak merasa lelah atau lemah karena lapar, dan tak menjadi kurus”. Tambah Abu Dzarr. Lalu Nabi saw menjelaskan: ”Sesungguhnya, Zamzam ini air yang sangat diberkahi, ia adalah makanan yang mengandung gizi”.

Nabi saw menambahkan: “Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail”. (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Rasulullah saw pernah mengambil air zamzam dalam sebuah kendi dan tempat air dari kulit, kemudian membawanya kembali ke Madinah. Air zamzam itu digunakan Rasulullah saw untuk memerciki orang sakit dan kemudian disuruh meminumnya. Itu sebabnya saat ini banyak jamaah yang membawa air zamzam untuk diberikan kepada keluarga dan kerabatnya di Tanah air.

Yusria Abdel-Rahman Haraz dari negeri Arab, mengatakan bahwa ia terserang penyakit “bisul” di matanya. Sakitnya bukan main, tak bisa disembuhkan dengan obat. Dia hampir mendekati buta. Seorang dokter terkenal menasehati dia untuk diinjeksi dengan obat khusus, yang mungkin bisa menyembuhkan sakitnya. Tapi ternyata ada efek sampingannnya yang bisa membuat dia buta selamanya.

Yusria sangat yakin akan kemurahan Allah. Dia lalu pergi melaksanakan umrah dan memohon kepada Allah menyembuhkan penyakitnya. Di Baitullah dia melakukan tawaf, yang saat itu tak terlalu padat dengan manusia. Dia lalu bisa tinggal lebih lama di lokasi air zamzam. Dia manfaatkan untuk terus membasuh kedua matanya yang sakit. Ketika dia kembali ke hotel, aneh, kedua matanya yang sakit menjadi sembuh, dan bisulnya berangsur hilang.

Kejadian ini membuktikan ucapan Rasulullah saw di atas:” Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya.

Di Mekah kita tak perlu khawatir dengan air minum. Di setiap sudut masjidil Haram kita bisa menemukan air zamzam, lengkap dengan cangkir sekali pakainya. Tinggal pijit, langsung bisa diminum, dan gratis lagi. Di area Masjidil haram, di tempat tawaf, tempat sa’i, di halaman masjid selalu tersedia air yang berkhasiat ini. Ketika pulang dari Masjidil haram, banyak jamaah mengisi dulu botol airnya dengan zamzam lalu ditenteng ke pemondokan. Lumayan, menghemat uang Real, tak perlu belanja air mineral atau memasak air di dapur.

BacaBegini Kondisi Sumur Zamzam Kuno (Video)

Berapa Juta Liter air zamzam?

Berapa banyak air zam-zam yang di “kuras” setiap musim haji? Mari kita hitung secara sederhana. Jamaah haji yang berdatangan dari seluruh penjuru dunia pada setiap musim haji berjumlah sekitar dua juta orang. Semua jemaah diberi 5 liter air zamzam ketika pulang nanti ke tanah airnya.

Kalau 2 juta orang membawa pulang masing-masing 5 liter zamzam ke negaranya, itu saja sudah 10 juta liter. Disamping itu selama di Mekah, kalau saja jamaah rata-rata tinggal 25 hari, dan setiap orang menghabiskan 1 liter sehari, maka totalnya sudah 50 juta liter. Ini hanya gambaran saja, betapa luar biasanya air zamzam ini dikonsumsi manusia, tanpa pernah kering!

Itulah salah satu keanehannya. Puluhan juta liter air bisa keluar dari sumur di Mekah ini yang letaknya di tengah padang pasir yang kering. Daerah gurun yang hujannya saja cuma 2 kali setahun. Dan air itu keluar dari sumur air yang hanya seukuran sekitar 5 x 4 meter sedalam 40 meter. [Aktual/Islamedia/YL]

Kenapa Wajah Nabi Muhammad Tidak Boleh Dilukis? Ini Penjelasanya

View Article

Kenapa lukisan wajah asli Nabi Muhammad tidak ada?

Jawaban simple-nya: saat Nabi Muhammad Shallallahu`alaihi Wa Sallam hidup, tidak ada seorang pun yang pernah melukis wajahnya, dan juga kamera foto belum lagi ditemukan. Jadi itulah sebenarnya duduk masalahnya. Dan dengan masalah itu sebenarnya kita harus bangga. Sebab keharaman menggambar wajah nabi Shallallahu`alaihi Wa Sallam justru merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga ashalah (originalitas) sumber ajarannya.

Larangan melukis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam terkait dengan keharusan menjaga kemurnian ‘aqidah kaum muslimin. Sebagaimana sejarah permulaan timbulnya paganisme atau penyembahan kepada berhala adalah dibuatnya lukisan orang-orang sholih, yaitu Wadd, Suwa’, Yaguts, Ya’uq dan Nasr oleh kaum Nabi Nuh ‘alaihis salam. Memang pada awal kejadian, lukisan tersebut hanya sekedar digunakan untuk mengenang kesholihan mereka dan belum disembah.

Tetapi setelah generasi ini musnah, muncul generasi berikutnya yang tidak mengerti tentang maksud dari generasi sebelumnya membuat gambar-gambar tersebut, kemudian syetan menggoda mereka agar menyembah gambar-gambar dan patung-patung orang sholih tersebut.

Melukis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilarang karena bisa membuka pintu paganisme atau berhalaisme baru, padahal Islam adalah agama yang paling anti dengan berhala.

“Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata : Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sakit, sebagian isteri beliau menyebut-nyebut sebuah gereja yang mereka lihat di negeri Habasyah yang disebut dengan Maria. Ummu Salamah dan Ummu Habibah radhiyallahu‘anhuma pernah mendatangi negeri Habasyah, mereka menyebutkan tentang kebagusannya dan gambar-gambar yang ada di dalamnya. Maka beliau pun mengangkat kepalanya, lalu bersabda :

“Itulah orang-orang yang bila ada orang sholih di antara mereka yang mati, mereka membangun masjid di atas kuburannya kemudian membuat gambar-gambarnya. Itulah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhari )

Demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela kelakuan orang-orang ahli kitab yang mengkultuskan orang-orang sholih mereka dengan membuat gambar-gambarnya agar dikagumi lalu dipuja. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.” ( HR. Abu Dawud )

Dalam hadits yang lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Janganlah kalian menyanjungku berlebihan sebagaimana orang-orang Nashrani menyanjung Putera Maryam, karena aku hanya hamba-Nya dan Rasul utusan-Nya.” ( HR. Ahmad dan Al-Bukhori )

Itulah sebab utama kenapa Umat Islam bersikeras melarang melukis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu dalam rangka menjaga kemurnian ‘aqidah tauhid.

Masih banyak sebab yang lainnya dari larangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antaranya penggambaran diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam akan membuka peluang untuk perbuatan penistaan terhadap pribadi beliau. Sebagaimana seseorang yang benci kepada orang lain, namun karena tidak mampu melampiaskan kebenciannya secara langsung, mereka lantas membuat serentetan penistaan terhadap gambar atau foto orang yang dia benci. Apakah akan dia ludahi atau dia injak-injak atau dia sobek-sobek atau dia bakar atau dibikin ka rikatur yang bernuansa pelecahan, dan sebagainya.

Dengan tidak dilukisnya gambar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka tidak mungkin seseorang yang kafir atau fasiq mampu membuat gambaran wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena hanya orang-orang yang benar imannya saja yang bisa melihat beliau :

“Barangsiapa melihatku di dalam mimpinya, sesungguhnya dia benar-benar melihatku, karena syetan tidak mungkin menyerupai bentukku.” ( HR.Ahmad, Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud Ibnu Majah dan Ahmad )

Dalam salah satu riwayat Al-Bukhari ada tambahan :

“Dan mimpi seorang mu’min adalah seperempat puluh enam bagian dari kenabian.”

Bila demikian keadaannya maka tidak mungkin seorang fasiq apalagi kafir bisa tahu wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Andai mereka bermimpi suatu sosok manusia yang mengaku-aku sebagai Nabi Muhammad Shallallahu`alaihi Wa Sallam maka dapat dipastikan bahwa sosok itu adalah syetan. Karena meski tidak mungkin menyerupai bentuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tetapi syetan bisa saja mengaku-aku sebagai Rasulullah. Lalu bagaimana kita mengetahui kalau sosok yang mengaku Rasulullah di dalam mimpi kita adalah benar-benar asli Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Caranya adalah dengan dicocokkan dengan hadits-hadits syamail yang shohih, yaitu hadits-hadits yang bertutur tentang ciri-ciri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ada pun karikatur yang digambar oleh orang-orang kafir dan mu-nafiq adalah kebohongan, karena bagaimana mungkin mereka bisa menggambar wajah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan untuk melihatnya saja mereka tidak mungkin bisa ?!!! Maka yakinlah bahwa apa yang mereka lukis dan apa yang mereka bikin karikaturnya pasti bukan Rasulullah Shallallahu`alaihi Wa Sallam.

Keharaman untuk menggambar nabi Muhammad Shallallahu`alaihi Wa Sallam dan juga nabi-nabi yang lain, oleh para ulama ditetapkan berdasarkan kemustahilan untuk memastikan bahwa gambar itu benar-benar yang sebenarnya. Mengingat tidak ada satu orang pun orang di dunia ini yang tahu wajah para nabi. Karena tidak satu pun yang saat para nabi itu hidup yang hingga sekarang ini masih hidup.

Semua lukisan dan gambar tentang para nabi itu 100% bukan wajah mereka. Dan menurut para ulama, kalau pun gambar-gambar itu dilukis, sama sekali bukan gambar nabi, melainkan hayal dan imajinasi pelukisnya.

Seandainya yang digambar itu hanya orang biasa yang bukan nabi, mungkin masalahnya tidak serumit kalau yang digambar itu nabi. Menggambar atau melukis wajah seorang nabi adalah sebuah kerumitan tersendiri dari segi hukum. Mungkin anda bertanya, mengapa harus jadi rumit? Bukannah tujuan menggambar nabi itu baik, yaitu agar lebih mendekatkan kita kepada sosok nabi itu?

Ya, masalahnya menjadi rumit lantaran seorang nabi adalah pembawa risalah resmi dari Allah. Maka bukan hanya pembicaraannya saja yang jadi ukuran, tetapi semua tindak tanduk dan bahkan hingga masalah wajah dan potongan tubuhnya, adalah bagian utuh dari risalah itu.

Penggambaran wajah dan tubuh seorang nabi, sedikit banyak sangat berpengaruh kepada esensi syariat yang disampaikannya. Mengingat di kemudian hari setelah wafatnya para nabi itu, banyak orang yang berdusta tentang nabi. Baik dusta tentang perkataannya, perbuatannya, taqrirnya (sikap), termasuk berbohong tentang kondisi fisiknya.

Dan perbuatan berbohong atas apa yang apa yang dibawa oleh seorang nabi merupakan dosa yang amat serius. Ancamannya tidak tanggung-tanggung, yaitu kedudukan di dalam neraka.

“Siapa yang berbohong tentang aku secara sengaja, maka hendaklah dia menyiapkan tempatnya di neraka”. (HR Bukhari Muslim)

Dengan berdasarkan hadits ini, maka para ulama sepakat untuk mengharamkan gambar nabi Muhammad Shallallahu`alaihi Wa Sallam, juga gambar para nabi yang lain. Mengingat tidak ada seorang pun manusia yang hidup di zaman ini yang pernah melihat wajah nabi Muhammad Shallallahu`alaihi Wa Sallam dan juga nabi lainnya. Dari mana lukisan nabi itu didapat, kalau bukan dari hayal dan imajinasi? Hayal dan imajinasi pada hakikatnya adalah kebohongan, meski niatnya mungkin baik.

Kita bisa simpulkan bahwa haramnya menggambar wajah seorang nabi, bukan semata-mata karena ditakutkan bahwa gambar akan menghina nabi, melainkan masalah keaslian dan kejujuran gambar itu sendiri. Bahwa tidak ada kebenaran dalam gambar itu dan gambar itu bukan gambar nabi. [islamedia]

Hapuskan Ideologi Komunis, Pemerintah Ukraina Robohkan 1320 Patung Tokoh Komunis Lenin

View Article

Kebijakan Pemerintah Ukraina untuk menghapus simbol komunis mulai diterapkan, sebanyak 1320 patung tokoh komunis Vladimir Lenin telah dirobohkan.

Monumen-monumen pemimpin Revolusi Bolshevik itu telah dihilangkan dari tiap kota dan desa yang kini dikontrol oleh pemerintah yang berhasil menumbangkan mantan presiden yang pro-Rusia, Viktor Yanukovych tiga tahun lalu, seperti dilansir suara-islam, senin(21/8/2017).

Gerakan anti komunis Soviet melakukan penggantian nama dan kota. Itu setelah Presiden Petro Poroshenko pada 2015 menerbitkan undang-undang gerakan tersebut.

Beberapa jalan kini dinamai dengan nama pahlawan Ukraina. Namun pengecualian terjadi di Zakarpattia, wilayah barat Ukraina, di mana Jalan Lenin diganti menjadi Jalan Lennon sebagai penghormatan terhadap The Beatles.

Direktur Institut Pengenangan Nasional, Volodymyr Viatrovych, mengkonfirmasi bahwa semua patung Lenin telah dirobohkan dan juga 1,069 monumen Soviet lainnya. Namun, beberapa relik Komunis tetap ada di bagian timur Ukraina yang menjadi daerah yang dikontrol oleh kekuatan Kremlin.

Penghancuran patung Lenin di Ukraina dimulai sejak runtuhnya Uni Soviet pada 1991. Oleh Ukraina, fenomena penghancuran patung Lenin dikenal dengan nama Leninopad yang artinya "runtuhnya Lenin".

Tahun 2015 adalah penghancuran tahap kelima di Ukraina. Pada tahun pertama di tahun 1990-an, lebih dari 2.000 patung Lenin dihancurkan. Pada tahun 2014, patung Lenin semakin dibenci rakyat Ukraina setelah Rusia ikut campur dalam konflik di negara itu.

Di Karkiev, kota kedua terbesar Ukraina setelah Kiev, massa demonstran pada 2014 meruntuhkan patung raksasa Lenin setinggi 8,5 meter. Penghancuran patung ini jadi bentuk protes terhadap Rusia oleh warga Ukraina.

Seperti diketahui bahwa saat ini pemerintah Ukraina sedang gencar menghilangkan pengaruh komunis di negara mereka. Nama-nama jalan yang sebelumnya menggunakan nama pahlawan Soviet diganti dengan tokoh-tokoh Ukraina. [islamedia/berdakwah]

Khalifah Turki Utsmani, Sultan Aceh dan Budaya Ngopi

View Article
Aceh pernah menjadi bagian dari kekhalifahan Turki Utsmani

Sebagai sebuah kerajaan Islam, Nanggroe Aceh Darusalam telah menjalin hubungan diplomatik yang sangat erat dengan pihak Kekhalifahan Ustmaniyyah. Bahkan dari berbagai fakta dan catatan yang ada, Aceh Darussalam sesungguhnya telah menjadi bagian dari Kekhalifahan Utsmaniyah.

Sebuah arsip kekhalifahan yg berisi sebuah petisi dari Sultan Alauddin Riayat Syah (tahun 1537-1568) kepada Sultan Sulaiman Al-Qanuni (tahun 1494-1566) yang dibawa oleh Husein Effendi juga membuktikan bahwa Aceh saat itu sudah mengakui penguasa Utsmani di Turki sebagai kekhalifahan Islam.

Kopi dan kafe di Turki

Ternyata dokumen tersebut juga berisi laporan terkait adanya armada Salib Portugis yang sering mengganggu dan merompak kapal-kapal pedagang Muslim yang tengah berlayar di jalur pelayaran Turki-Aceh dan sebaliknya.

Selain mengganggu ekspedisi dagang, Portugis juga sering menghadang jamaah haji dari Aceh dan Nusantara yang hendak menunaikan ibadah haji ke Makkah Al Mukarramah, salah satu wilayah Kekhilafahan saat itu.

Karena itulah kemudian pihak kekhalifahan Aceh memohon bantuan kekhalifahan Utsmaniyah agar mengirimkan armada perangnya guna mengamankan jalur pelayaran tersebut dari gangguan armada kafir Farangi (Portugis).

Mari perhatikan bendera kerajaan Islam Aceh Darussalam yang dinamakan "Alam Zulfiqar" (bendera pedang) berwarna dasar merah darah dengan bulan sabit dan bintang di tengah serta sebilah pedang yang melintang di bawah berwarna putih. Sangat mirip dengan salah satu panji Kekhalifahan Utsmaniyah yakni dasar merah darah dengan bulan sabit dan bintang di tengah berwarna putih. Bukan sebuah kebetulan kan?

Bendera kekhalifahan Aceh yang sangat mirip dengan bendera kekhalifahan Turki Ustmani

Selain dalam hal akidah, teritorial kekuasaan, politik, pertahanan dan keamanan, dalam hal budaya pun Aceh dan Kekhalifahan Utsmaniyah memiliki hubungan yang erat. Contohnya adalah masuknya kopi, budaya minum kopi, serta kehadiran warung kopi.

Kopi sudah masuk ke Nusantara jauh sebelum didatangkan oleh VOC. Dibawa oleh tentara Kekhalifahan Utsmaniyah sebagai "energy drink". Kegemaran minum kopi para tentara Utsmaniyah ini kemudian "menular" kepada tentara kerajaan Islam Darussalam dan masyarakat Aceh.

Pernah mencoba kopi Aceh? Jika pernah minum kopi Aceh, kemudian merasakan Türk Kahvesi alias kopi Turki, sahabat akan kesulitan menemukan perbedaan rasa dan strong-nya. Ya, kopi aceh dan kopi Turki itu identik.

Tempat untuk minum kopi yang paling awal dikenal di Turki dengan nama Kiva Han didirikan pada tahun 1475 di kota Istanbul. Lokasi tempat minum kopi tersebut menjadi salah satu catatan dalam sejarah kopi, setelah pada awal abad ke-13 kopi ditemukan dan diperkenalkan mulai dari Etiopia, Yaman, Arab, hingga negeri-negeri yang dikuasai oleh Kekhalfahan Utsmaniyah.

Dari nama Kiva Han itu kemudian kita kenal istilah "kafe" setelah masuk ke Eropa. Tidak lama setelah itu kafe kemudian diperkenalkan di Aceh. Hingga kemudian berkembang menjadi warung-warung kopi seperti saat ini yang banyak bisa kita jumpai saat ini di Aceh.

Peue haba? Jak tajak jep kupi...


Penulis: Ustadz Azzam Mujahid Izzulhaq

Mobil Hijrah Hapus Tato Keliling Singgah di Yogyakarta

View Article

Program Hapus Tato gratis yang digagas Gerak Bareng Community, Islamic Medical Service (IMS), Bank Muamalat dan DPP Hidayatullah memasuki pekan ke 3. Program kali ini digelar di Basecamp Komunitas Teras Dakwah, Yogyakarta, Senin (21/8) malam ini.

Sama seperti kota kota sebelumnya, di Yogyakarta peserta hapus tato juga banyak,baik dari remaja,pemuda maupun orang tua. Mereka berasal dari sekitar Yogyakarta, seperti Bantul, Sleman, Magelang dan lain lain. Tidak hanya dari Yogyakarta, peserta juga ada yang datang dari Batam.

Helmi (37) asal Batam mengaku keberangkatan ke Jakarta ini tidak lain atas kehendak Allah. Ia mendapat tiket gratis pesawat pulang pergi (PP) Batam-Jakarta dari salah seorang dermawan. "Kalau nggak dapat tiket (pesawat), mungkin saya nggak berangkat ke Jakarta. Alhamdulillah, Allah kasih rezeki lewat perantara hamba-Nya," kata dia.

Helmi bersyukur, akhirnya tiba di lokasi program layanan hapus tato di Teras Dakwah, Jogjakarta pada Senin (21/08) ba'da Subuh.

Sementara itu, pengurus Teras Dakwah, Ilyas merasa bersyukur program ini bisa menyambangi Yogyakarta. Pasalnya, mereka yang sudah mengaji pekanan di Teras Dakwah tidak sedikit yang memiliki tato.

"Mereka benar benar ingin hijrah secara total,baik lahir maupun batinnya. Alhamdulillah program ini bermanfaat sekali untuk mereka,"ucapnya. Ilyas menambahkan untuk peserta gelombang pertama program ini mencapai puluhan orang.

Pada kesempatan yang sama, founder Gerak Bareng Comunity,Ahmad Zaki mengatakan,pemilihan Yogyakarta sebagai kota yang disinggahi Tim #BeraniHijrahBaik karena didaerah ini banyak mereka yang sudah mengaji namun masih bertato.

"Program ini untuk menghilangkan masa lalu mereka yang buruk. Agar teman teman yg hijrah menjadi lebih percaya diri saat beribadah," katanya di Yogyakarta Senin malam (21/8).

Sedangkan Direktur IMS, Imron Faizin mengatakan program ini rangkaian dari beberapa kota. "Insyallah terakhir di Surabaya,"imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut Imron, masih banyak mereka baik yang sudah dan ingin hijrah mengikuti program ini,namun mereka belum mendaftar. Dan mereka berasal dari sejumlah provinsi,seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. "Jika ditotal jumlahnya ribuan  dan mereka dari beberapa daerah di Indonesia," katanya.

Untuk itu, program ini masih banyak membutuhkan donasi guna membeli alat  penghapus tato dan kelengkapannya. [suaraislam/berdakwah]

BacaSebarkan! Gerakan Hapus Tato Gratis, Syaratnya Hafal Surat Ar-Rahman
BacaMenghapus tato dengan 'imbalan' hafalan Al-Qur'an

Senin, 21 Agustus 2017

Dahulu Para Wali Songo Itu Meng-Islam-kan Nusantara, Bukan Me-Nusantara-kan Islam

View Article

Islam jelas panduannya, Al-Qur'an dan As-Sunnah, Allah dan Rasulullah. Sementara tradisi, kebiasaan, adat, budaya, itu nggak ada patokannya, abstrak.

Karena satu standar, hukum syariat, maka Khilafah pernah memimpin 1/3 dunia, menyatukan manusia dengan Islam, asasnya Al-Qur'an As-Sunnah.

Ber-Islam bukan berarti kita hilang identitas, boleh saja dalam batasan yang sudah diperbolehkan syariat.

Kaum anshar Madinah tak kehilangan ciri khasnya tatkala menerima Islam begitu juga kaum Turki, Persia, Nusantara, dalam batas-batas Islam.

Saya Muslim, tetap berbatik ria, berbahasa Indonesia, sah saja karena ini masih dalam batasan yang dibolehkan oleh syariat.

Inti pemikirannya sederhana, kita yang diatur Islam, diarahkan Islam bukan kita yang mengatur Islam, atau malah membuat Islam versi kita.

Maka aneh dengan dalih "kita bukan Islam Arab" lalu membuat "Islam Nusantara", padahal Islam ya Islam, satu saja yang Allah turunkan.

Al-Qur'an bahasa Arab, Nabi Muhammad kaum Arab, sahabat juga maka wajar penyebaran Islam juga berawal dari Arab, nothing wrong.

NU diawali Kyai Hasyim Asy'ari, Muhammadiyyah oleh Kyai Achmad Dachlan keduanya nama Arab, sumber ilmunya juga, ada yang salah? tidak.

Justru yang ada, keduanya mencontohkan wawasan Islam yang mendunia bahwa kaum Muslim itu satu seluruh dunia, dengan ikatan Islam.

Yang saya khawatir, isu "Islam Nusantara" ini ada yang menunggangi liberalis-liberalis yang ingin buat Islam versinya sendiri, sesukanya.

Liberalis ini tugasnya melempar kebencian, menganggap Islam yang kaaffah seolah "Islam Arab" dengan tujuannya orang ber-Islam setengah-setengah.

Jadi pahami saja, Islam itu satu, selesai, sumber utamanya 2, Al-Qur'an dan As-Sunnah, pada Allah kita beriman, pada Rasul kita berteladan.

Dahulu para Walisongo, para Kyai, Asatidz meng-Islamkan nusantara, sementara sekarang ini kita malah sibuk ingin me-nusantara-kan Islam.


Ustadz Felix Siauw

Jungkir Balik Moralitas: Membela Kebencian Laiskodat, Menghujat Doa Tifatul

View Article

Jungkir balik standar moralitas sedang terjadi di depan mata. Kebaikan dan keburukan bertukar tempat. Pahlawan dan penjahat bersalin rupa. Lalu kita bingung menentukan pilihan: siapa yang menjadi protagonis dan antagonis

Tersebutlah nama Victor Laiskodat. Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat atau Nasdem di DPR itu dengan entengnya menghujat Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat. Bukan sekadar hujatan biasa, namun bernada kebencian akut. Keempatnya dituduh sebagai pendukung HTI dan khilafah. Lalu Viktor juga menyinggung soal peristiwa Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965 silam dengan menyebutkan 'kita bunuh pertama mereka, sebelum kita dibunuh'.

Pidato Laiskodat dikecam. Langkah hukum diambil keempat partai dengan melaporkannya ke kepolisian. Namun pembelaan juga berdatangan. Anggota Komisi III DPR RI Ahmad HM di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (4/8), mengatakan pidato yang disampaikan Viktor Laiskodat merupakan fakta politik yang saat ini dihadapi bangsa Indonesia dan bukan provokasi.

"Saya sudah menyimak isi pidato Pak Viktor secara utuh dan tidak ada provokasi di situ sebagaimana yang dituduhkan. Itu ekspresi keprihatinan Pak Viktor yang menjelaskan fakta politik hari ini, sebuah konfigurasi yang dijelaskan atas dasar-dasar empiris. Anda pasti mengenal sekali pesan yang digambarkan beliau sebagai peringatan untuk kehati-kehatian memilih haluan politik," sebut Ahmad.

Nasdem, sebagai tempat Laiskodat bernaung juga siap membela kadernya itu.Nasdem mendukung penuh langkah Viktor.

"Sanksi apa? Justru harus didukung oleh partai," kata Ketua DPP Partai Nasdem Johnny G Plate.

Kemudian muncul doa Tifatul Sembiring. Di Sidang Tahunan MPR, Rabu, 16 Agustus 2017, politisi PKS itu mendoakan agar Presiden Joko Widodo mendapakan hidayah dan jalan yang lurus. Juga agar para pemimin mampu amanah dan tidak berkhianat. Dan terselip doa yang membuat heboh.

"Gemukkanlah badan beliau karena kini terlihat semakin kurus. Padahal tekad beliau dalam membangun bangsa dan negara ini tetap membaja untuk maju terus agar menjadi bangsa yang adil, makmur, sejahtera."

Tifatul dihujat. Termasuk oleh Pendeta Gilbert Luiimondong. Dalam akun twitternya, Pendeta Gilbert menuliskan kritikannya.

@PastorGipbertL: #maaf emang doa boleh gitu ya?? #bingung; Doa @tifsembiring menit 04:50-06:10

Sekretaris Badan, Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari juga ikut berkomentar. Dia mengaku sedih.

"Aku sedih saja ya dipolitisasi. Menurut saya sesuatu yang sangat personal," kata Eva usai acara di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (16/8).

"Aku agak terganggu dan nggak rela lah. Karena itu presidenku. Dan itu pendidikan politik yang jelek untuk kita semua. Gunakan kesempatan untuk agenda pribadi dan politik. Politisasi doanya," tandas Eva.

Salahkah Tifatul mendoakan Jokowi gemuk? Bukankah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri pernah meminta itu.

"Jokowi ini si krempeng, habis kolau disuruh makan susah baget, kalau disuruh makan banyak harus di depan saya," ujar Mega dalam Rapat Kerja Nasional Pemenangan Jokowi-JK, di Hotel Merdure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (27/5/2014).

Mega meminta Jokowi untuk menambah berat badannya ketika sudah menjadi presiden nanti, agar terlihat gagah. Bahkan Mega meminta Jokowi untuk menambah berat badan hingga 10 kilo gram. "Nanti kalau sudah jadi presiden agak gemuk ya, 10 kilolah."

Begitulah wajah negeri kita hari ini. Ujaran kebencian Laiskodat yang terang-benderang dibela dan diopinikan sebagai hal lumrah dan fakta. Sebaliknya, doa Tifatul yang sarat kebaikan dan soal gemuk yang masih bisa diperdebatkan justru dihujat.

Kita masih belum lupa dengan kasus Ahok. Menista agama secara jelas tapi dia dibela dan dicitrakan sebagai pahlawan. Pancasilais sekaligus ikon kebhinekaan. Lalu umat Islam yang menuntut keadilan diopinikan sebagai kaum radikalis dan anti NKRI.

Juga kasus Elly Risman yang mengkritisi rencana kehadiran girl's band asal Korea Selatan bernama SNSD. Pakar parenting itu dibully habis oleh Ahoker dan sejenisnya. Menyedihkan.

Di usia negeri ini yang ke-72 tahun, potret buram seperti inilah yang sedang terjadi. Mereka, yang menghujat doa Tifatul, Elly Risman dan tokoh serta ulama memiliki agenda dahsyat: menjungkirbalikkan standar moralitas di Indonesia tercinta. [wajada.net/berdakwah.net]


Ditulis oleh Erwyn Kurniawan
wajada.net

Mantan Biarawati : Umat Islam Tidak Menyembah Ka'bah

View Article

Fitnah demi fitnah, seolah meluncur tanpa batas, dan terus menerpa ummat Islam. Kemuliaan risalah yang dibawa Rasulullah Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam ini seolah menjadi ancaman bagi segolongan kaum yang membenci dan merasa tertekan.

Salah satu fitnah keji yang dilontarkan adalah, ummat Islam, setiap kali shalat, sama artinya dengan menyembah Ka'bah. Na'udzubillah. Mari kita telaah.

Perlu diingat bahwa Ka'bah adalah kiblat, yaitu arah di mana Muslim menghadap ketika mengerjakan shalat. Dalam hal ini perlu digarisbawahi bahwa Muslim menghadap Ka'bah ketika mengerjakan shalat bukan berarti bahwa mereka menyembah Ka'bah. Muslim tidak menyembah sesuatu pun selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Hal ini sebagaimana telah dijelaskan dalam Al-Qur'an Suratul Baqarah ayat 144.

Seperti misalnya, jika umat Islam ingin mengerjakan shalat, maka kemungkinan sebagian dari mereka akan mengerjakan shalat ke arah utara, sedang yang lain ke arah selatan. Maka untuk mempersatukan ummat Islam dalam mengerjakan shalat menyembah Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka ummat Islam di manapun mereka tinggal, diperintah untuk menghadap hanya pada satu arah yaitu menghadap kiblat. Jika sebagian ummat Muslim hidup di sebelah barat Ka'bah maka akan menghadap ke arah timur, demikian pula sebaliknya.

Satu hal yang perlu diingat bahwa Ka'bah terletak di tengah peta dunia. Peta pertama yang dibuat oleh umat Islam digambar dengan penunjuk arah selatan menghadap ke atas dan arah utara menghadap ke bawah. Bangunan Ka'bah berada di tengah-tengahnya. Kemudian para pembuat peta dari Barat menggambar peta dunia dengan terbalik, di mana arah utara menghadap ke atas dan arah selatan menghadap ke bawah. Alhamdulillah, sampai saat ini Ka'bah tetap berada di tengah-tengah peta dunia.

Kemudian Tawaf. Tawaf menunjukkan adanya Tuhan yang satu. Ketika ummat Islam mengunjungi Masjidil Haram di Mekkah, mereka melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah, hal ini menunjukkan keimanan dan menyembah Tuhan yang satu (Allah Subhanahu Wa Ta'ala) karena setiap putaran memiliki satu titik pusat, maka hanya ada satu Tuhan yang patut disembah yaitu Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Kemudian mengenai batu hitam yang disebut Hajar Aswad. Berdasar pada Shahih Bukhari, bagian 2 dalam Kitab Haji bab 56 Hadits ke 675, Umar berkata : ''Saya tahu engkau hanya sebuah batu yang tidak bermanfaat dan tidak merugikan. Jika aku tidak melihat Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam (Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam ) menyentuh (dan mencium) kamu, maka aku tidak akan pernah menyentuh (dan mencium) kamu."

Pada zaman Rasulullah, orang Islam berdiri di atas Ka'bah dan mengumandangkan adzan atau panggilan shalat. Seseorang yang menyatakan bahwa Muslim menyembah Ka'bah boleh bertanya, ''penyembah berhala manakah yang berdiri di atas berhala yang disembahnya?''

Hj. Irena Handono

Ini dia Bukti Penemu Benua Amerika Adalah Muslim, Bukan Colombus

View Article

Catatan tertua mengenai kehadiran Muslim di benua Amerika diperkirakan berasal dari periode antara 700–800 Masehi. Hal itu seperti diungkapkan oleh sarjana dari Universitas Harvard, Barry Fell, dalam bukunya Saga America (1980).

Lewat buku tersebut, dia memberi bukti ilmiah yang kuat bahwa umat Islam dari Afrika Utara dan Barat sudah tiba di Amerika berabad-abad sebelum ekspedisi Christopher Columbus.

Menurut Fell, ada sejumlah peninggalan arkeologis yang menguatkan teori tersebut. Di wilayah barat AS yang gersang, ia menemukan ukiran pada batu yang memuat teks, diagram, dan grafik berhuruf Arab.

Sisa-sisa fragmen tersebut menurutnya menjadi bukti bahwa umat Islam sudah lebih dulu mendarat di Amerika jauh sebelum bangsa Eropa menginjakkan kakinya di benua itu.

Barry Fell juga menyebutkan beberapa nama di kalangan penduduk Indian Amerika yang memiliki akar kata dari bahasa Arab. Di antaranya adalah Medina di Idaho, Hazen di North Dakota, Mahomet di Illinois, Arva di Ontario (Kanada), dan masih banyak lagi.

Di samping itu, ada pula sejumlah nama suku Indian yang berasal dari bahasa Arab. Sebut saja Suku Makkah di Washington, Anasazi, Apache, Arawak, Arikana, Chavin, Cherokee, Hohokam, Hupa, Hopi, Mahigan, Mohawk, Zulu, Zuni, dan lain-lain.

“Setidaknya, ada 484 nama desa, kota, gunung, danau, dan sungai di AS yang berakar dari Islam dan Arab,” ungkap Richard Brent Turner dalam buku Islam in the African-American Experience. []


Pranalau luar:
1. http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/15/05/14/nobhnu-ini-bukti-penemu-benua-amerika-bukan-columbus
2. https://jadiberita.com/99396/benarkah-muslim-penemu-benua-amerika.html

Ibnu Ismail Al Jazari, Bapak Sekaligus Pencipta Robot Pertama Adalah Seorang Muslim

View Article

Bicara soal robot, tak ayal kita juga akan mengingat Negara Jepang sebagai pelopor industri robot-robot cerdas dewasa ini. Tetapi  siapa orang yang pertama kali menemukan sistem robotika modern?

Ibnu Ismail Al Jazari, lahir di  Al Jazira, tepatnya antara Sungai tigris dan Efrat. Nama lengkapnya Badi Al-Zaman Abullezz Ibn Alrazz Al-Jazari. Dia tinggal di Diyar Bakir, Turki, selama abad kedua belas.

Seperti ayahnya ia mengabdi pada raja-raja Urtuq atau Artuqid di Diyar Bakir dari 1174 sampai 1200 sebagai ahli teknik. Di masanya, Al Jazari yang telah mampu menciptakan robot manusia (humanoid) yang bisa diprogram. Al Jazari mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot.

Ada pun mesin robot yang diciptakan Al Jazari kala itu berbentuk sebuah perahu terapung di sebuah danau yang ditumpangi empat robot pemain musik; dua penabuh drum, satu pemetik harpa, dan peniup seruling. Robot ini diciptakan untuk menghibur para tamu kerajaan dalam suatu acara jamuan minum.

Seperti dilansir situs apakabardunia.com, sebagai robot pemain musik, tentu saja mereka pun ahli menghasilkan suara musik yang indah. Misalnya saja, robot penabuh drum dapat memainkan beragam irama yang berbeda-beda. Jadi, robot itu pun bermain musik seperti manusia sungguhan!

Penemuan penting lainnya dari Al Jazari adalah pencuci tangan otomatis. Keran tersebut bekerja otomatis bisa mengeluarkan air tanpa harus diputar. Sistem pencuci tangan yang dikembangkan Al Jazari itu juga digunakan saat ini dalam sistem kerja toilet modern.

Teknologi yang dikembangkan Al Jazari mencapai 50 jenis dan semua ditulis dalam kitab yang berjudul "The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices"

Seorang ahli teknik Inggris, Donal Hill begitu kagum dengan pencapaian Al Jazari. Ia berpendapat, ”Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin."

Salah satu karya Al Jazari yang membuat Donald Hill kagum adalah jam gajah - diciptakan sekitar tahun 1206. Cara kerjanya dengan tenaga air dan berat benda untuk menggerakkan secara otomatis sistem mekanis, yang dalam interval tertentu akan memberikan suara simbal dan burung berkicau. Replika jam gajah dapat dilihat saat ini di London Science Museum.

Pada acara World of Islam Festival yang diselenggarakan di Inggris pada 1976, banyak orang yang berdecak kagum dengan hasil karya Al-Jazari. Ketertarikan Donald Hill terhadap karya Al-Jazari membuatnya terdorong untuk menerjemahkan karya Al-Jazari pada 1974, atau enam abad dan enam puluh delapan tahun setelah pengarangnya menyelesaikan karyanya. []


Pranala luar:
1. http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/12/20/mfaz1r-robot-ternyata-berawal-dari-ilmuwan-muslim-ini
2. https://ramadan.tempo.co/read/news/2012/08/15/154423635/ibnu-ismail-al-jazari-bapak-robotika-modern

Sabtu, 19 Agustus 2017

Bagikan & Amalkan, Inilah Amalan 10 Hari di Awal Dzulhijjah

View Article

Alhamdulillah tidak lama lagi kita sudah memasuki bulan Dzulhijjah. Berikut amalan-amalan yang bisa kita maksimalkan di 10 hari awal bulan ini:

1. HAJI & UMROH
“Umrah satu ke Umrah lainnya adalah penebus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya selain Surga" (HR. Bukhari & Muslim)

2. PERBANYAK PUASA DI 9 HARI AWAL, TERUTAMA DI HARI ARAFAH
"Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan puasa asyura, sembilan hari pertama Dzulhijjah, dan tiga hari tiap bulan." (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Ahmad)

"Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya" (HR. Muslim)

3. BERKURBAN BILA MAMPU DENGAN YANG TERBAIK
"Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah, Al Hakim, dihasankan oleh Syaikh Al Albani)

4. TIDAK MEMOTONG RAMBUT & KUKU BAGI YANG BERKURBAN SAMPAI HEWAN KURBANNYA DISEMBELIH
"Jika kamu melihat hilal bulan Dzul Hijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya" (HR. Muslim)

5. SHALAT IED ADHA & MENDENGARKAN KHUTBAHNYA
"Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkorbanlah (karena Rabb-mu" (QS. Al-Kautsar: 2)

6. MEMPERBANYAK DOA, TAKBIR, & DZIKIR
"… dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan…" (QS. Al-Hajj: 28)

7. BERTAUBAT
“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)

8. BANYAK BERAMAL SHALIH
“Tiada hari-hari yang amalan sholeh di dalamnya lebih dicintai oleh Alloh daripada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, tidak pula jihad di jalan Allah?” Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab: “Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang berangkat dengan jiwa dan hartanya kemudian tidak ada yang kembali sedikit pun “ (HR. Bukhori, Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad)


👤 Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
👤 Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal
👤 Ustadz Ammi Nur Baits

🌐 almanhaj.or.id
🌐 konsultasisyariah.com
🌐 rumaysho.com

Bagikan! Ini Hukum Melangkahi Kakak dalam Menikah

View Article

Ada banyak aturan di sekitar kita yang ditetapkan berdasarkan adat dan budaya. Sebenarnya ini tidak menjadi masalah, karena islam menghargai adat dan budaya, selama di sana tidak bertentangan dengan aturan Allah dan tidak ada nsur kedzaliman.

Ketika salah satu dari kriteria ini tidak terpenuhi, tentu saja adat dan budaya itu tidak boleh diperlakukan.

Salah satunya masalah melangkahi kakak dalam menikah. Bagi sebagian masyarakat, ini pantangan atau bahkan tindakan kedurhakaan. Seorang adik dianggap melanggar hak kakaknya, ketika dia mendahului menikah sebelum kakaknya.

Kita akan mengukur, bagaimana status aturan ini dan bagaimana islam mengaturnya.

Pertama, islam menganjurkan dan memotivasi kaum muslimin agar segera menikah.

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

“Wahai para pemuda, siapa diantara kalian yang sudah mampu menanggung nafkah, hendaknya dia menikah. Karena menikah akan lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Sementara siapa yang tidak mampu, hendaknya dia berpuasa. Karena itu bisa menjadi tameng syahwat baginya.” (HR. Bukhari 5065 dan Muslim 1400).

Islam juga menganjurkan agar kaum muslimin saling bekerja sama untuk mewujudkan pernikahan. Ketika ada diantara mereka yang belum menikah, yang lain dianjurkan untuk membantunya agar bisa segera menikah. Allah berfirman,

وَأَنْكِحُوا الْأَيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

Nikahkahlah orang yang bujangan diantara kalian serta orang baik dari budak kalian yang laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui. (QS. An-Nur: 32).

Kedua, islam hanya menetapkan syarat, seorang muslim disyariatkan agar segera menikah ketika dia sudah mampu. Mampu secara finansial, sehingga bisa menanggung nafkah keluarganya, mampu dalam menyediakan kehidupan yang layak bagi keluarganya.

Tidak ada persyaratan bahwa kakak harus sudah menikah. Juga tidak pernah ada larangan untuk melangkahi sang kakak.

Sehingga, ketika sebagian masyarakat mensyaratkan, pernikahan adik harus dilakukan setelah kakak menikah, berarti mereka menetapkan syarat yang bukan syarat dan itu menghalangi terwujudnya pernikahan.

Sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menetapkan syarat yang bertentangan dengan aturan Allah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ شَرْطٍ لَيْسَ فِي كِتَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلَوْ كَانَ مِائَةَ شَرْطٍ فَهُوَ بَاطِلٌ

Semua syarat yang tidak ada dalam kitabullah maka itu bathil, meskipun jumlahnya seratus syarat. (HR. Ahmad 26248, Ibn Majah 2617 dan yang lainnya)

Ketiga, menghalangi seseorang untuk melakukan sesuatu yang dianjurkan dalam syariat, tanpa alasan yang dibenarkan, termasuk tindakan kedzaliman.

Anda bisa membayangkan, ketika adik dilarang menikah selama kakak belum menikah. Sementara terkadang si kakak belum menemukan jodohnya. Lalu sampai kapan sang adik akan menikah? Sementara batas mencarikan jodoh bagi si kakak belum jelas waktunya.

Kita tidak boleh membela orang lain dengan cara mendzalimi orang lain. Membela kakak dengan cara mendzalimi adik, jelas tindakan yang bertentangan dengan prinsip keadilan.

Kita bisa semakin jelas memahami ini, jika kita tetapkan pada kasus lain. Anda bisa perhatikan beberapa contoh berikut,

Adik tidak boleh lebih kaya dibandingkan kakak. Jika adik lebih kaya dari pada kakak, maka kekayaan adik harus diberikan ke kakak.

Adik tidak boleh lebih sukses dari pada kakak. Jika adik lebih sukses, adik harus menurunkan prestasinya agar kakak tidak kalah saing.

Kita sepakat, aturan semacam ini tida boleh diterapkan. Karena jelas sangat mendzalimi adik.

Dan sebenarnya jika kita pertimbangkan, tidak jauh berbeda dengan aturan,

Adik tidak boleh menikah sebelum kakak. Jika adik sudah punya calon, harus ditunda pernikahannya atau dibatalkan.

Keempat, barangkali ada yang beralasan,

Jika adik menikah mendahului kakak, ini akan menghambat kakak untuk mendapatkan jodohnya.

Namun alasan ini jelas sangat tidak bisa diterima. Jika tidak dikatakan bahwa ini adalah keyakinan kesyirikan. Karena meyakini adanya sebab yang itu bukan sebab.

Kita sepakat, rizki ada di tangan Allah, jodoh ada di tangan Allah. Dia yang mengatur dan memberikannya kepada manusia dengan cara yang bijak dan tepat.

Ketika adik lebih cepat kaya dari pada kakak, tentu bukan berarti adik menghalangi kakak untuk mendapatkan rizki.

Ketika adik lebih sukses dari pada kakak, bukan berarti pula akan menjadi penghalang bagi kakak untuk sukses.

Kita sangat sepakat dengan itu.

Demikian pula yang terjadi dalam masalah pernikahan. Pernikahan adik jelas bukan pernghambat jodoh bagi si kakak.

Yang lebih berbahaya lagi, ketika aturan semacam ini dikembangkan, bisa jadi akan memicu permusuhan antara adik dan kakak. Adik akan merasa, orang tuanya pilih kasih dan lebih berpihak kepada kakak.

Kelima, boleh saja sang adik memberika hadiah kepada si kakak. Barangkali bisa sebagai pelipur kesedihannya yang belum menemukan jodohnya. Dan semacam ini dianjurkan, sebagaimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَهَادَوْا فَإِنَّ الهَدِيَّةَ تُذْهِبُ وَحَرَ الصَّدْرِ

“Hendaknya kalian saling memberi hadiah, karena hadiah dapat menghilangkan kebencian yang ada dalam dada.”  (HR. Turmudzi 2130).

Demikian, Allahu a’lam.

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)
Artikel: https://konsultasisyariah.com/24372-melangkahi-kakak-ketika-menikah-haram.html

SNSD, Yay or Nay? Begini Sebaiknya Sikap Muslim dan Muslimah

View Article

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyatakan tujuan diundangnya personel girlband asal Korea Selatan, SNSD, untuk mempromosikan atau endorse Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik mengklarifikasi diundangnya girlband tersebut bukan untuk memeriahkan HUT Ke-72 Indonesia, melainkan sebagai bagian acara hitung mundur "Countdown to Asian Games 2018".

"Kalau perlu kita undang seluruh bintang Indonesia bertemu bintang Korea, Singapura, Filipina, India. Itu kan menunjukkan reputasi juga, kalau tidak cemen banget sebagai 'host' Asian Games tapi tidak bisa menarik bintang-bintang Asia untuk meng-endorse Asian Games di Indonesia," kata Ricky usai menghadiri acara peluncuran buku Bekraf di Jakarta, Senin. (Republika)

Sobat Muslimah ... tau kaaan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif) ngundang onnie-onnie SNSD buat ngeramein acara count down asean games 2018?

Emang siih, mereka terkenal tingkat internasional dan katanya banyak prestasi. But ... kita semua tau dong kayak gimana gaya hidup mereka??

Agak miris aja sih, saat kondisi kita sebagai remaja kekurangan role model yang baik, pemerintah malah ngundang sosok-sosok yang justru, kalau dilihat dari sudut pandang Islam pastinya, sama sekali gak bisa kita jadikan role model.
.
Dan ... ini pendapat kami..

Setelah 10 Tahun Menjadi Atheis, Profesor Matematika Ini Masuk Islam

View Article

Sungguh sebuah mimpi yang aneh. Sebagai seorang berbakat, Jeffrey Lang tidak habis pikir dengan mimpi itu. Namun hati kecilnya mengakui, mimpi itu membawa kedamaian di tengah kehidupan “ilmiah”-nya yang gersang.

Dalam mimpi itu, Jeffrey bersimpuh menghadap Tuhan. Caranya, ia berdiri, kemudian membungkuk, berdiri lagi, kepala menyentuh lantai, hingga duduk di atas tumit. Ia melakukannya di sebuah ruang yang hening, tanpa meja tanpa kursi. Hanya ada karpet dan dinding yang berwarna putih keabuan. Selain Jeffrey, di ruangan itu juga banyak laki-laki membentuk beberapa barisan. Jeffrey berada di barisan ketiga.

Sedangkan di depan mereka, ada seorang laki-laki yang duduk sendiri, tak ada orang lain di sampingnya. Ia tampak memimpin ‘ritual’ itu. Jeffrey tak bisa melihat wajahnya, tapi Jeffrey ingat betul di atas kepala pria itu ada kain putih dengan motif berwarna merah.

Tidak sekali itu saja Jeffrey bermimpi begitu. Berkali-kali, selama 10 tahun menjadi atheis, Jeffrey bermimpi yang sama. Namun, ia mengabaikannya begitu saja dan memenangkan nalar ‘ilmiah’-nya.

Jeffrey Lang lahir dan besar dalam keluarga Katolik. Namun sejak kecil, ia telah menjadi anak yang kritis. “Ayah, apakah surga itu benar-benar ada?” tanyanya saat masih menjadi bocah.

Saat ia memasuki usia remaja, pertanyaannya semakin banyak dan kritis. Namun pendeta dan orang-orang seagama yang ditemuinya tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan. Ketia ia berusia 18 tahun, Jeffrey merasa logika mengenai Tuhan menemui jalan buntu. Karenanya ia kemudian memilih menjadi atheis menjelang kelulusannya dari sekolah Notre Dam Boys High.

Dua puluh tahun berlalu sejak mimpi pertamanya bersimpun menghadap Tuhan. Jeffrey menjadi dosen di University of San Fransisco. Di Universitas itu, Jeffery bertemu dengan Ghassan, pemuda muslim yang menjadi mahasiswanya. Keduanya menjadi sering berdiskusi. Semula tentang pelajaran, kemudian Jeffrey juga mengenal keluarga mahasiswanya tersebut.

Suatu hari, Jeffrey diberi hadiah sebuah mushaf Al Qur’an terjemah. Di situlah titik hidayah itu dimulai. Jeffrey akhirnya membaca Al Qur’an itu. Halaman demi halaman. Ia merasa tertantang.

“Sejak awal, buku ini menantang diriku,” kata Jeffrey mengenang saat-saat itu. Agaknya ia membaca ayat kedua surat Al Baqarah: “Inilah kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa.”

Jeffrey terus membaca Al Qur’an. Ia merasa setiap kali ia membantah ayat-ayat yang dibacanya, ayat berikutnya menjadi jawaban atas bantahannya tersebut. “Seolah Penulis kitab itu membaca pikiranku,” kenangnya.

Jeffrey mulai sadar bahwa kitab di depannya itu melampaui pikirannya. Ia sadar kitab di depannya itu telah mengisi kekosongan jiwa yang selama ini ia rasakan. Kitab itu bukan hanya menjawab pertanyaan-pertanyaannya tentang Tuhan dan alam semesta, tetapi juga membawa kedamaian bagi jiwanya. Hidayah mulai masuk ke dalam hatinya.

Dan hidayah itu semakin terang, tatkala ia melihat sebuah pemandangan di basement gereja Universitas. Sejumlah kecil mahasiswa muslim sedang beribadah. Karena kesulitan tempat, mereka menggunakan basement itu.

Jeffrey melihat mereka berbaris rapi. Berdiri bersama, menunduk bersama, lalu berdiri lagi, kemudian bersujud, dan duduk bersimpuh di atas tumit. Jeffrey ingat sesuatu. Terlebih setelah ia melihat di depan mereka ada seseorang yang memimpin mereka beribadah, memakai penutup kepala putih dengan motif berwarna merah. Rupanya itu Ghassan. “Ini mimpiku!” teriak Jeffrey dalam hati. Ya, pemandangan itu persis seperti mimpinya yang berulang beberapa kali beberapa tahun silam.

Jeffrey tak kuasa menahan tangis haru. Hatinya penuh damai. Ia tersungkur bersujud.

Singkat cerita, profesor Matematika ini kemudian masuk Islam. Ia lalu berdakwah melalui mimbar ilmiah dan menulis sejumlah buku. Diantaranya Struggling to Surrender (1994), Even Angels Ask (1997) dan Losing My Religion: A Call for Help (2004). [Kisahikmah.com]


Pranala luar:
1. http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/11/03/07/167865--kalah-melawan-alquran-dr-jeffrey-lang-menerima-islam
2. http://www.islam.ru/en/content/story/dr-jeffrey-lang-abdul-ahad-omar
3. http://www.discoveringislam.org/dr_jeffrey_lang.htm
4. https://www.youtube.com/watch?v=3H_C0BMyGCA

Belum Bisa "Move on", Penghina "Islam Agama Setan" Ini Terancam Dipenjara

View Article

Netizen sempat dihebohkan dengan komentar salah seorang penganut agama Kristiani yang menghina Islam dan menyebutnya dengan "agama setan". Sontak ribuan netizen mengkritisi komentar wanita yang menulis komentar provokatif tersebut di dalam sebuah unggahan video di laman facebook Masyarakat Aceh Lon Sayang beberapa hari yang lalu.

Tidak diketahui alasan wanita bernama Susi Trumer tersebut sampai menulis komentar yang sangat menyinggung umat Islam. Dalam komentar tersebut, wanita yang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Australia tersebut menyebut bahwa agama Islam adalah agama setan dan telah dijadikan alat untuk menipu.

Ujaran kebencian non muslim ekstrimis dan radikal


Setelah menulis komentar tersebut, iapun langsung ditentang keras oleh sejumlah netizen yang tersinggung dengan komentar tersebut.

Setelah dikritik oleh sejumlah netizen, ternyata Susi tetap tidak merasa bersalah dan tidak mau minta maaf. Ia kemudian kembali mengunggah video di laman facebooknya dengan menyertakan kalimat yang lebih provokatif.

"Inilah video yang membuat aku dicaci maki oleh ratusan orang. Karena aku bilang Islam itu agama setan. Aku sangat bangga dicaci maki oleh orang-orang yang tidak ku kenal," tulis Susi di akun facebooknya.

Seperti dilansir Swamedium, pihak Cyber Crime Mabes Polri sedang menyelidikan kasus yang sedang viral tersebut. Saat ini, akun facebook Susi masih bisa dibuka dan sempat mengunggah video doa Jokowi dianggap menyindir Tifatul Sembiring dan SBY.

Postingan terbaru


Pihak berwajib menyatakan bahwa pemilik akun sudah terdeteksi lokasinya dan akan segera diproses oleh bagian Cyber Crime.

"Kasus ini sedang diproses. Nanti kita update hasilnya," ujar pihak Cyber Crime pada Jumat (18/8).

Atas kelakuan tersebut, Susi bisa dikenakan Pasal Pasal 28 ayat (2) dan Jo Pasal 45 Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Ujaran Kebencian berbasis SARA dan terancam dipenjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah). [bersamaislam/berdakwah]

MOHON BANTU DOA DAN #SEBARKAN , SEMOGA BISA SEGERA DI PROSES HUKUM DAN DI PENJARA, AAMIIN.. JANGAN SAMPAI UMAT LANGSUNG TURUN TANGAN, KITA SERAHKAN DAN PERCAYAKAN KEPADA APARAT.

Filipina Negeri Muslim yang Dimurtadkan: Dahulu 98% Muslim, Kini Muslim Tersisa 5%

View Article

Filipina merupakan negara di kawasan Asia tenggara yang pada zaman dahulu kala memiliki populasi Muslim sangat besar, yakni mencapai angka 98%. Sebelum kedatangan bangsa Spanyol tahun 1565, Filipina adalah negeri muslim dengan populasi muslim mencapai 98 % masuk wilayah Kesultanan Brunei, hingga semuanya berubah setelah kedatangan penjajah Kristen Spanyol.

Ibukota Filipina, Amanilah adalah sebuah kota yang diberi nama dari bahasa Arab yaitu Fi Amannillah (dibawah perlindungan Allah Subhanahu Wa Ta'ala), setelah dikuasai Spanyol Amanilah diganti nama menjadi Manila.

Saat itu kaum muslim Filipina bertekad menjadikan kota Amanillah (Manila) menjadi kota Islam terbesar se Asia Tenggara. Mereka pun sudah menerapkan Syariat Islam selama berabad-abad di bawah pengaruh Negara Khilafah Islam di Timur Tengah.Pekerjaan kaum muslim Filipina saat itu kebanyakan adalah pedagang, petani, dan nelayan.

Tahun 1565 Bangsa Spanyol datang dengan misi Gold, Glory dan Gospel, yang artinya adalah Penjajahan, dan memberi nama Philipina sesuai nama raja mereka Raja Philipe. Tahun 1569 kota Amanillah direbut oleh Spanyol dan membantai penduduknya, kemudian dengan berbagai macam ancaman kekerasan dan pemaksaan Spanyol berhasil melakukan Kristenisasi wilayah Filipina Utara dan Tengah.

Sebagian Kaum Muslim yang tidak sudi dan merasa najis dengan kristenisasi itu, melarikan diri ke wilayah selatan Filipina untuk menyelamatkan akidahnya. Mereka berhasil membuat pertahanan yang kuat dan terus melawan Spanyol lewat perang Gerilya. Kemudian Spanyol memberi nama kaum muslim Filipina dengan nama orang Moro. Nama ini diambil dari sebutan kepada keturunan Arab Spanyol yang beragama Islam yang dahulu menguasai Andalusia ( Spanyol ) yaitu orang Moor.

Spanyol tidak tinggal diam, mereka merekrut orang-orang Indo Kristen* ( orang Filipina yang sudah dikristenkan ) untuk berperang melawan kaum muslim yang sebenarnya masih saudara sebangsa mereka.
Perjuangan kaum muslim Filipina baik melawan penjajah Spanyol maupun saudara sebangsa mereka yaitu orang Indo Kristen, terus berlangsung sampai tahun 1898.

Kondisi Filipina saat ini sungguh sangat memprihatinkan, negeri yang dahulu 98% warganya muslim telah berubah negara kristen. Populasi pemeluk Islam hanya bersisa 5%, populasi kristen 90%, sisanya memeluk Budha dan atheis. [islamedia/berdakwah]

Pranala luar:
- http://mirajnews.com/2014/12/ternyata-filipina-adalah-negeri-muslim.html/59787