Selasa, 28 Maret 2017

Doa Untuk Non Muslim, Apakah Diperbolehkan?


Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Mengajarkan ummatnya untuk berbuat baik kepada siapapun bahkan makhluk apapun. Lantas dalam rangka akhlak kepada non muslim, bolehkan kita berdoa untuk mereka?

Dalam kitab Al-Adzkar Bab 37, Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan tentang hal tersebut.
“Tidak boleh mendoakan orang kafir dengan maghfirah dan yang serupa, tetapi boleh mendoakan agar mendapat hidayah, sehat jasmani, afiat rohani, atau hal yang serupa dengan itu,” tulis beliau.

Dari Anas r.a, ia berkata:
Artinya: “Nabi Muhammad Shallallahu `alaihi Wa Sallam pernah minta tolong menimba air lalu ada orang Yahudi yang menimbakan air untuk Nabi Shallallahu `alaihi Wa Sallam. Beliau lalu mendoakannya: Jammalakallah (Semoga Allah menjadikanmu tampan selalu). Maka orang Yahudi itu sampai meninggal dunia tidak kelihatan uban tumbuh (di kepalanya). (HR Ibnus Sunni).

Mendoakan hidayah
Hal ini seperti banyak dikisahkan dalam sirah Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam yang mendoakan setiap orang agar mendapat hidayah Islam. Seperti ketika beliau berdoa agar Islam dimuliakan dengan salah seorang di antara dua Umar (Umar bin Khaththab dan Abu Jahal) memeluk agama Islam. Atau ketika beliau mendoakan kabilah Daus untuk mendapat hidayah dan mendatanginya.

Mendoakan untuk kebaikan dunia
Hal ini seperti dalam kisah di atas, yaitu mendoakan agar seorang Yahudi memiliki wajah yang rupawan. Dapat juga mendoakan non muslim untuk memiliki kesehatan, panjang umur dan mendapat keturunan.

Sebagian ulama membatasi, doa kebaikan dunia hanya dapat diberikan kepada kafir dzimmi, bukan kafir harbi (yang memerangi kaum muslimin).

Mendoakan untuk ampunan
Mendoakan maghfirah atau keampunan tidak dibolehkan pada saat non muslim tersebut sudah meninggal dunia. Karena telah nyata baginya meninggal dunia dalam kekafiran dan setiap musyrik adalah penghuni neraka.

Namun jika mereka masih hidup, ini dibolehkan karena serupa dengan mengharap agar mereka mendapatkan hidayah Islam dan keampunan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Wallahu a’lam bish showab. [bersamaislam/berdakwah]


Artikel Terkait

loading...