Minggu, 30 April 2017

Ar-Rayah, Panji Hitam Rasulullah


Yang takut itu biasanya karena tidak memahami, atau tidak mengetahui ilmu, sebab kalau orang sudah punya pengetahuan dan pemahaman, pastinya dia akan mencintai Islam dan apapun didalamnya

Namun ada juga yang memang tugasnya menakut-nakuti, menggalang persepsi negatif akan Islam agar manusia menjauhinya, nah yang tipe ini ada sampai kiamat, sebagaimana tertulis dalam Al-Qur'an

Syaitan dan balatentaranya tugasnya memang menakut-nakuti manusia sekaligus menyamarkan keburukan agar terlihat seolah baik. Aplikasinya pada masa kini, menjauhkan Muslim dengan Islam

Sebagaimana yang terjadi pada panji Rasulullah, yang diidentikan dengan bendera teroris, makar, radikal, atau lambang organisasi. Padahal panji ini dijelaskan dalam banyak kitab hadits

Bahkan pada panji itu tertulis kalimat syahadat, namun hanya di Indonesia, pihak berwenang memasalahkan kalimat syahadtnya sendiri, dan Muslim justru takut dengan kalimat syahadatnya sendiri

Padahal dulu Rasulullah dan para sahabatnya menggentarkan hati musuh-musuh Allah dengan kibaran panji tauhid ini. Panji tanda tekad dan cita-cita kaum Muslim dimanapun mereka berada

Sampai perang dunia pertama, bendera ini masih dijunjung oleh Khilafah Utsmani yang wilayahnya mencakup Mataram di Nusantara, kibarannya juga membuat kembang kempis dada kaum kuffar

Sekarang rasa takut itu dihujamkan mereka yang benci Islam kepada ummat Muslim, yang akhirnya membuat Muslim takut dengan agamanya sendiri, dan sok berfikir ala kafir, yang tak ada panduan dalam hidup

Padahal inilah kalimat keselamatan yang diterima oleh seluruh Muslim di dunia, dan inilah panji yang takkan ditolak oleh kaum Muslim semuanya. Kecuali tentu saja oleh mereka yang gentar karenanya.

Ar-Rayah

#PanjiRasulullah
#IndonesiaMoveUp
#IslamRahmatanLilAlamin

Oleh Ustadz Felix Siauw


Artikel Terkait