Senin, 17 April 2017

Menang Referendum, Insya Allah Erdogan Akan Memimpin Turki Hingga 2029



Kemenangan kubu “Ya” atas referendum perubahan konstutusi Turki akan memberi sinyal mulusnya langkah Erdogan menjabat sebagai Presiden Turki hingga 2029.

Sebanyak 55 juta orang di Turki tercatat berhak memberi suara di 167 ribu TPS yang ada. Satu suara “Ya” bisa membuat Erdogan bertahan di kursi presiden hingga 2029.

Dengan sistem baru presidensial, kekuasaan termasuk birokrasi akan terpusat pada presiden. Erdogan akan berhak menunjuk menteri dalam kabinet, menerbitkan dekrit, memilih hakim agung, dan menghapuskan parlemen.

Presiden Turki Erdogan menegaskan bahwa perubahan yang Turki perlukan adalah mengatasi tantangan keamanan sembilan bulan pascaupaya kudeta dan menangani koalisi rapuh masa lalu.

“Pemungutan suara ini adalah tentang sistem baru pemerintahan Turki, sebuah pilihan untuk berubah,” ujar Erdogan setelah memberikan suaranya di TPS di Istanbul, ahad(16/4/2017).

Perubahan konstitusi telah dibahas sejak Recep Tayyip Erdogan menjabat sebagai presiden pada Agustus 2014 lalu.

Sementara itu, RUU perubahan konstitusi disahkan oleh parlemen Januari 2017. Reformasi akan menyerahkan kekuasaan eksekutif kepada presiden dan menghapuskan jabatan perdana menteri. [islamedia]



Artikel Terkait