Kamis, 13 April 2017

Sosialisasi Ustadz Alfian Tanjung Dibuat Ricuh Oleh Oknum Hingga Diancam Dibunuh (Video)

Pendukung Basuki yang sempat meneriakkan kata anj*ng kepada sang ustadz penceramah

Sebuah video yang memuat ancaman pembunuhan oleh pendukung terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama terhadap seorang ustadz yang bernama Ustadz Alfian Tanjung yang sedang mensosialisasikan surat Al-Ma’idah 51 di Kepulauan Seribu pada Rabu (12/4) sore menjadi viral di dunia maya.

Di dalam video tersebut, pendukung Basuki yang tidak disebutkan namanya tersebut sempat memaki dengan kata-kata kasar dan mengancam akan menghabisi ustadz tersebut bila tidak menghentikan ceramahnya tentang pentingnya memilih pemimpin yang islami.

Video tersebut diunggah oleh seorang tokoh Islam yang bernama Ustadz Maaher At Thuwailibi di laman facebook-nya pada Rabu (12/4).

"ALLAHU AKBAR... MENCEKAM ! Hari ini, sore ini, Rabu 12 April 2017; mertua kami (Ustad Saiful Effendi) bersama Ustad Alfian Tanjung sedang sosialisasi Al-Ma’idah 51 di kepulauan seribu agar ummat islam tidak memilih orang kafir bermulut jamban jadi pemimpin. Lalu tiba-tiba datang sejumlah orang Yang diduga preman berpakaian kotak-kotak seperti serbet yang membuat keributan/chaos. Mereka teriak-teriak hendak membubarkan Tabligh Akbar dan memaki-maki dengan kata-kata ‘anjing-babi’ ke Ustad Alfian Tanjung. .Hari ini sore ini," tulisnya.

 lokasi ceramah


 preman mulai memasuki tempat acara


Preman ini dihalangi oleh pihak kepolisian agar tidak anarkis


Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pendukung Basuki semakin berani mengancam karena dianggap mendapat dukungan moril dari sejumlah oknum polisi dan media mainstream.

"SECARA PERSONIL, ummat islam mungkin lebih banyak daripada bani serbet (komplotan berbaju kotak-kotak). Namun dengan dukungan aparat (walau ada juga aparat yang bermartabat) dan MEDIA MAINSTREAM yang sudah TERBELI dan di bawah kendali para cukong komunis; maka ulama dan ummat islam jadi mudah DIKALAHKAN dan DISALAHKAN. Apalagi dengan keberadaan MUNAFIQUN & TALAFIYYUN yang menjadikan REZIM SEKULER ini sebagai “Ulil-Amri”, makin lengkaplah duri dan penyakit yang MELEMAHKAN ummat Islam. Hal inilah yang membuat para KOMUNIS KAFIR itu semakin berani MENISTAKAN AGAMA & MENEROR ULAMA. GAYA PKI memang begitu, bagi mereka agama hanya urusan personil dan tidak ada kaitannya dengan politik apalagi mengurusi negara. Jika Allah Ta'ala ingin memperbaiki suatu bangsa maka Allah akan kirim fira'un agar umat islam senantiasa berjihad dijalan Allah. Dengan adanya kasus ahok ini Allah Ta'ala ingin mempertontonkan kepada kita antara panggung keimanan dan kemunafikan. Wallahu A’lam," lanjutnya.

Sejumlah netizen mengaku geram dengan tingkah sejumlah preman pendukung Basuki tersebut yang mayoritas berbaju kotak-kotak.

"Ya Allah ya Rob, ahok blm jd gubenur pendukungnya udah kaya gitu apalagi kl udah resmi jd gubenur, gk tau apa yg akan terjadi pada umat muslim. Sungguh mengerikan semoga anies jd gubenur. Untuk menyelamatkan umat muslim," tulis salah satu netizen yang bernama Linda Wati di laman facebook-nya.

"Dlm sebuah riwayat di ktakan...org muslim itu tidak mencari musuh tapi kalau sudah berhadapan dgn musuh haram hukum.a utk mndur, kerna hal trsbut sngat di benci olh Allah," ujar Zaenul Hamdi.

"Preman SERBET menit 2.20 meneriaki yang sholawat dengan sebutan KAFIR, dia emang gak tau apa ya yang didukung adalah KAFIR...," sindir Su Gie.

Yg saya heran.. kenapa ntu aparat tidak bersegera "Mengamankan" ? Kok malah cuma menghalangi ( menjagain ) si bani serbet," tanya Den Sam Sam.

"Haha... Ustadnye ceramah masih pake bahasa indonesia... Setan - setannya udah pada keluar... Apalagi dibacain ayat-ayat ruqiahh....Hehehe," ungkap Majdy Hafizuddin Praytener.

"Pendukung paslon 2 memang benar2 ga waras ya..astagfirullah bener2 setan nyata..ayo saudara seiman diseluruh indonesia,mari kita sama2 mendoakan agar Anies-Sandi yg menjadi pemenangnya Allahuakbar," kata Lara Widuri.

"Alhamdulillah sudah terbuka&dilihatkan tentang org2 munafik&penghinat bangsa. Skrg org bersolawat dimaki-maki. Si kotak kotak sudah membuat rakyat negeri ini berkotak kotak. Lihatlah wajah2 pendukung kotak kotak, didalam video yg beredar wajah mereka terlihat hitam tak ada NUR, apalagi hati mereka yg sudah ditutup rapat2," jelas Febri Shinobi.

Berikut video kecaman oleh pendukung Basuki yang viral tersebut:



Artikel Terkait