Senin, 10 April 2017

Video Kampanye ahok Provokatif: Gambarkan Muslim Perusuh dan Etnis China Berjasa Bagi Indonesia


Menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran ke-2, ahok mengeluarkan iklan kampanye bernada provokatif dan diskriminatif.

Dalam video berdurasi 2 menit tersebut dibuka dengan adegan kerusuhan dengan korban etnis China yang berada didalam mobil, sementara perusuh berasal dari Umat Islam yang membawa spanduk "ganyang china".

Berbeda dengan Umat Islam yang dicitrakan negatif, etnis China justru dipuji-puji dalam video tersebut, nampak dari sebuah adegan turnamen bulutangkis dengan pemain berasal dari etnis China memenangkan kejuaraan.

Keluarnya video kampanye provokatif tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak. Anggota DPD RI Fahira Idris menyebut bahwa video kampanye ini adalah kampanye paling diskriminatif.

"Ini video kampanye paling diskriminatif yg pernah saya lihat.. warga yg beratribut muslim digambarkan sbg perusuh.. SURAM... Siapa yg buat?" tweet @fahiraidris, ahad(9/4/2017).

Senada dengan Fahira, netizen lainya menilai bahwa video kampanye ahok ini semakin memperlihatkan bahwa mereka sangat benci Islam.

"#KampanyeAhokJahat Semakin memperlihatkan bahwa Ahok benci Islam . Semoga pemilih Jakarta semakin cerdas" demikian bunyi tweet @TPK_RI.

Kecaman lainya datang dari wakil anggota DPR RI Fadli Zon yang mengungkapkan bahwa video tersebut sangat rasis dan seolah menggambarkan muslim Jakarta penuh kekerasan.
"Sy baru lihat video rasis yg gambarkan seolah warga Jkt n muslim penuh kekerasan. Kampanye bodoh yg terus dipelihara. #kebodohanrevolusioner, " ujar Fadli. [islamedia/berdakwah]

BERIKUT VIDEONYA


Artikel Terkait