Minggu, 07 Mei 2017

Awal Mula Konflik di Syria dan kapan konflik ini akan berakhir?


Kekerasan di Syria dimulai pada Maret 2011. Negara timur tengah telah lumpuh oleh perang saudara yg sangat brutal. Sejak itu badan PBB memperkirakan lebih dari 100.000 orang telah meninggal akibat konflik antara pemerintahan presiden Bashar al-Assad dan pejuang (pemberontak) yg menginginkan presiden Assad turun.

Bagaimana asal mula konflik di Syria?
Masalah mulai timbul pada thn 2011 di kota Deraa, Syria. Penduduk setempat turun kejalan memprotes setelah 15 anak sekolah ditahan, dan dilaporkan mereka disiksa – Penduduk melakukan aksi anti pemerintah dengan membuat graffiti di dinding.

Aksi demo dimulai dengan damai, menyuarakan pembebasan anak2 sekolah, domokrasi, dan memberikan kebebasan yg lebih luas pd rakyat. Pemerintah merespon aksi demo dgn murka, dan pd 18 Maret 2011, tentara melepaskan tembakan ke demontran, 4 orang tewas.

Hari berikutnya, mereka menembaki orang2 yg sedang berkabung dipemakaman, menewaskan 1 orang. Orang2 shock dan marah dengan apa yg telah terjadi dan kerusuhan menyebar diberbagai tempat di Syria.

Apa yg di-inginkan para demontran dan apa yg telah mereka dapatkan?
Pada awalnya para demontran hanya menginginkan demokrasi dan kebabasan yg lebih luas. Akan tetapi setelah pemerintah melepaskan tembakan kearah para pengunjuk rasa yg dilakukan dgn damai, orang2 menuntut agar president Bashar al-Assad mengundurkan diri. President Assad menolak untuk turun.

Se-iring kekacauan semakin memburuk, presiden Assad menawarkan beberapa perubahan dalam pemerintahan yg dijalankan, akan tetapi para pengunjuk rasa tidak mempercayainya. Presiden Assad mempunyai banyak pengikut di Syria yg masih tetap mendukungnya dan pemerintahannya.

Siapa para pejuang pemberontak?
Tidak ada satupun kelompok yg jelas dari para pemberontak bersatu melawan Assad. Kelompok oposisi, yg semuanya ingin Assad mundur, pecah menjadi berbagai kelompok pejuang pemberontak, partai politik dan orang2 yg tinggal dipengasingan, dimana mereka tdk bisa kembali kenegaranya.

Tentara pembebasan Syria adalah kelompok yg paling besar bertempur melawan pemerintah, akan tetapi kekuatan mereka kalah jauh sama pasukan pemerintah, disamping itu persenjataan mereka tdk memadai (kurang layak) dan para pejuang hanya memiliki pelatihan dasar.

Ada banyak kelompok2 meliter yg lebih kecil, semua bertempur melawan pemerintah, akan tetapi mereka bukan dibawah control tentara pembebasan Syria dan beberapa dari mereka mempunyai pandangan ektrim terhadap negara2 barat.

Kelompok2 oposisi lainnya mencoba untuk menjauhkan diri dari aksi kekerasan. Sebaliknya mereka mengklaim untuk menawarkan alternative kepada pemerintah dan mengusulkan solusi politik damai terhadap krisis yg sedang berlangsung.

Senjata Kimia
Tekanan dari komuditi internasional untuk bertindak setelah diketahui bahwa senjata kimia telah digunakan dalam peperangan.

Akan tetapi pd Agustus 2013, ada sebuah serangan kimia yg berada diluar ibukota Syria, Damaskus, hal ini memicu reaksi keras dari usa, inggris dan prancis.

Setelah melihat efek dari senjata kimia ini, terjadi diskusi panjang, apa yg harus dilakukan oleh dunia.
Pada bulan September 2013, inpektur PBB menegaskan bahwa senjata kimia telah digunakan di Syria, namun dalam laporan tdk disebutkan siapa yg bertanggung jawab.

Syria, membantah menggunakan senjata kimia yg dilarang dibawah hokum internasional karena menimbulkan efek yg sangat mengerikan.

Pemerintahan Assad mengatakan, tidak ada Negara didunia ini yg menggunakan senjata pemusnah pemungkas melawan rakyatnya. Dalam hal ini pejuang pemberontak yg disalahkan dalam serang kimia.

Senjata Kimia Pemusnah
Serangan senjata kimia mengakibatkan kemarahan internasional dan banyak yg menuntut suatu respon yg keras. Parlemen di Westminster memilih menentang Inggris terlibat dalam aksi meliter di Syria. Pemerintahan Amerika dan Prancis membahas serangan rudal terbatas terhadap sasaran2 meliter Syria.

Rusia yg mempunyai hubungan erat dgn pemerintahan presiden Assad dan telah membantu Syria dlm pensuplaian senjata. Pada September 2013, Rusia menawarkan solusi yg dapat menghindari konflik yg lebih luas, yaitu: Pemerintahan Syria harus menyerahkan senjata kimia dan berkomitmen untuk menghancurkannya agar tidak bisa digunakan lagi.

Proses penghancuran senjata kimia dimulai pd bulan oktober 2013 dan orang2 yg bertugas dlm proyek ini dianugrahu hadiah nobel perdamaian di akhir bulan itu.

Krisis Pengungsi
Banyak penduduk biasa di Syria telah terperangkap dalam kekerasan perang saudara dinegerinya, mereka terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka, melarikan diri, mengungsi ke negara lain, al. Yordania, Libanon, Turki dan Irak.

Pd bulan agustus 2013, badan PBB mengatakan bahwa jutaan anak-anak Syria terpaksa meninggalkan Syria. Jutaan pengungsi sangat membutuhkan bantuan, namun badan yg terlibat dalam bantuan mengatakan bahwa menyalurkan bantuan didalam wilaayag sangat sulit dan berbahaya.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Tidak terlihat adanya tanda2 pertempuran akan berakhir dlm waktu dekat. Terjadi jalan buntu antara kedua belah pihak; Pasukan pemerintah tdk dapat mengalahkan kelompok pejuang pemberontak, begitu juga sebaliknya.

Kelompok pejuang pemberontak “Tentara pembebasan Syria” yg mendapat dukungan dari amerika, inggris, dan negara2 eropah lainnya, Para negara pendukung ini tidak bisa mengirimkan senjata kepada kelompok tentara pembebasan Syria dengan alasan mereka takut senjata2 tsb jatuh ketangan yg salah.

Pada bulan desember 2013, amerika dan inggris menghentikan pengiriman obat2an, kendaraan dan alat2 komunikasi ke Syria, juga terhadap kelompok pemberontak. Bantuan2 dari berbagai negara berupa makanan dan peralatan darurat tetap disalurkan/dikirimkan ke Syria. Namun amerika dan inggris mengatakan bahwa mereka harus menghentikan semua dukungan lainnya karena mereka khawatir peralatan akan dicuri dan dipakai oleh kelompok pemberontak yg tidak mereka dukung.

Saat ini diskusi terus dilakukan oleh negara2 kuat seperti amerika, rusia, inggris dan prancis dalam mencari jalan keluar untuk perdamaian di Syria. [bbc.co.uk/berdakwah]

SIAPA YG SALAH, SIAPA YG BENAR? YG JELAS RAKYAT SYRIA MENDERITA, 
MARI KITA DOAKAN UNTUK KEPULIHAN DAN KEDAMAIAN DI SYRIA.

Rujukan:
- http://www.bbc.co.uk/newsround/16979186
- http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38325140


Artikel Terkait