Rabu, 26 April 2017

Giliran Mabes Polri Dibanjiri Karangan Bunga, Netizen: Mana Mungkin Rakyat yang Sering Dipalak Kirim Bunga


Setelah dihebohkan dengan sejumlah karangan bunga yang” membanjiri” balaikota, giliran Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia “kebanjiran” karangan bunga. Ratusan karangan bunga tanpa nama pengirim itu mengelilingi gedung Mabes Polri di Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan. Selanjutnya karangan bunga pun mulai menyambung hingga ke gedung museum polri.

Bila sebelumnya masyarakat oleh sebagian media menyebut, tidak bisa move on dari pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Benarkah kali ini masyarakat pun tidak ingin kehilangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian?

Menanggapi banyaknya karangan bunga, Tito seperti dikutip republika mengucapkan terima kasih kepada masyarakat. Tito percaya, semangat anggotanya dalam menjaga keutuhan NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan Pancasila mulai mengetuk hati masyarakat akan kepercayaan kepada kepolisian.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mengirimkan karangan bunga. Dukungan pada Polri untuk melakukan tindakan yang tegas kepada kelompok-kelompok yang intoleran, yang dapat menggali NKRI,” ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/5).

Sementara, Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan sebelumnya karangan bunga juga sempat mampir di depan gedung Divisi Humas. Karangan bunga kata dia, datang sejak (31/4) sore yakni sebagai ucapan selamat bertugas kepada Irjen Boy Rafli Amar yang dipindah tugaskan ke Polda Papua dan Irjen Setyo Wasisto sebagai Kadiv Humas Polri yang baru.

Karangan-karangan bunga teruntuk Polri tambahnya, bukan kali pertama didapatkan oleh Polri. Sebelum-sebelumnya pun ungkap Martinus, Mabes Polri sering menerima kiriman bunga.

Beragam komentar pun disampaikan oleh sejumlah Netizen atau Warganet, umumnya mengkritisi dan menganggap fenomena latah tersebut sebagai upaya pencitraan. Berikut diantaranya:

Sarwono Bin Suparmo · STEI Jakarta
Rupanya proyek pengadaan Karangan Bunga ‘karangan’ masih banyak nih..he..3x.

Setya Jaya · ITS
Perang medsos kalah, pindah ke dunia nyata, pribumi sudah tau ini hanya kerjaan cukong cukong berduit, mana mungkin rakyat miskin kirim bunga. Jadi rakyat pribumi sudah tau siapa dibalik mereka ? Jangan mengklaim atas nama rakyat Indonesia anti radikalisme. itu hanya pesanan cukong berduit dan PKI yg jadikan islamphobia untuk menghantam umat Islam.

Husni Muthalib · Universitas Islam Indonesia
hadeuh….. sandiwara apalagi euy ????

Tst Tausamatahu
lebay amat sih …
bukannya itu sdh tugas dan tanggungjawabnya polri ya ?

Fauzan Syamsuri · Kota Bekasi
Astaghfirullah, segala cara dilakukan untuk pencitraan dan melanggengkan kekuasaan.

Muhammad Taslim · Civil Servant at SMA
hahahahahaha. semakin aneh negeri ini. [ummatpos]


Artikel Terkait

loading...