Kamis, 04 Mei 2017

Jelang Ramadhan, Raja Salman Kirimkan Bantuan 250 Ton Kurma Untuk Indonesia


Pemerintah melalui Kementrian Sosial menerima bantuan kurma sebanyak 250 ton dari Kedutaan Besar Arab Saudi.

Hal ini disambut baik oleh Menteri Sosial yang menilai bantuan kurma tersebut sebagai bentuk penghargaan Saudi terhadap tradisi jelang bulan suci Ramadhan di Indonesia.

Bantuan tersebut secara simbolik diberikan langsung Duta Besar (Dubes) Arab Saudi Osama bin Mohammed bin Abdullah Al Shuaibi dan diterima Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

“Kehadiran Raja Salman kemarin ke Indonesia antara lain memberikan apresiasi kepada Indonesia, lalu salah satunya adalah akan dibantu kurma pada saat-saat menjelang puasa karena sebagian besar umat Islam di Indonesia itu punya tradisi pada saat berbuka puasa mereka memakan kurma,” ujar Khofifah di Kedutaan Besar Arab Saudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).

Sebanyak 50 ton kurma akan didistribusikan kepada masyarakat melalui Kemensos. Sedangkan 200 ton kurma sisanya akan diberikan secara bertahap.

“Jadi yang 50 ton pertama akan didistribusikan melalui Kemensos. Sedangkan 200 ton tambahan akan didistribusikan melalui beberapa instansi keagamaan lainnya, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan sebagainya,” jelasnya.

Khofifah mengatakan pendistribusian kurma tersebut akan dilakukan sesegera mungkin. Bantuan tersebut khususnya ditujukan kepada fakir miskin dan panti asuhan yang berada dalam jaringan Kemensos.

“Sekarang kita akan menempatkan ini di satu titik di gudang kantor Kemensos dulu. Sesegera mungkin sebelum Ramadan, kurma itu akan kita distribusikan untuk fakir miskin dan untuk panti asuhan,” sebutnya.

Sementara, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Muhammad Al-Shuaibi menyebutkan alasan pengiriman bantuan tersebut bahwa kurma dipilih karena mengandung gizi yang baik bagi tubuh manusia, khususnya ketika seseorang sedang menjalani ibadah puasa Ramadhan. Menyantap kurma saat berbuka juga merupakan sunah Nabi Muhammad.

“Karena ini adalah sunah kalau berbuka diawali dengan kurma. Dan kurma juga bergizi dan sangat bagus buat orang yang sedang puasa,” jelasnya.

Selain diserahkan kepada Kementerian Sosial dan organisasi Islam, pihak Kedutaan Besar Arab Saudi juga akan mendistribusikan kurma tersebut ke masjid-masjid yang berada di luar Jakarta.

“Kami juga akan kirim ke Papua, Lombok dan insyaallah kami akan cari lebih banyak lagi kurma yang bisa dinikmati pada bulan Ramadan untuk memulai buka puasa mereka dengan menikmati kurma,” terangnya.

Selain kepada Indonesia, Arab Saudi juga rutin mengirimkan bantuan kepada negara-negara sahabat, seperti Afghanistan, Bangladesh, Pakistan, dan Malaysia meski jumlahnya tidak sebanyak Indonesia. Jumlah bantuan dari Arab Saudi kepada Indonesia diakui Osama paling besar. [fm]


Artikel Terkait