Kamis, 04 Mei 2017

Kartu Jakarta Jomblo jadi Ajang Taaruf Warga DKI di Kalijodo


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam janji kampanyenya mengusung program khusus warga Jakarta yang belum menikah atau tidak mempunyai pasangan (Jomblo). Kartu Jakarta Jomblo (KJJ) merupakan salah satu program mereka dengan tujuan menciptakan generasi siap nikah.

Dikutip dari Liputan6, Rabu (3/5/2017), Sandiaga Uno menjelaskan bahwa program KJJ diharapkan menjadi ajang silaturahmi bagi para anggotanya lewat taaruf massal atau pojok taaruf yang bisa dilakukan di tempat-tempat umum di Jakarta.

“Ini menjadi ajang silaturahim, ajang taaruf, yang bisa dilakukan di RPTRA Kalijodo atau tempat-tempat umum lainnya,” kata Sandi.

Kemudian Sandi berharap, dengan adanya Kartu Jakarta Jomblo ini, warga Jakarta bisa memanfaatkan program dp rumah 0% dan oke-oce. Menurutnya, kedua program tersebut bisa memberikan kesan yang baik untuk calon mertua.

“Mereka juga dapat masuk ke dalam program oke oce, membangun networking, rumah dengan dp 0 rupiah, karena dengan kepemilikan rumah itu mereka bisa memberikan impresi positif kepada calon mertuanya,” tutur Sandi.

Sementara itu, Anies Baswedan menambahkan, program KJJ ini hanya berlaku jangka pendek. “Kartu Jakarta Jomblo ini berlakunya jangka pendek, kita inginnya enam bulan tapi realistisnya satu tahun,” kata Anies.

“Jadi insyaallah kalau satu tahun bisa menambah semangat, paling tidak untuk tahun depan tidak ada perpanjangan kartu,” imbuhnya.

Seperti diketahui, dalam misi kampanye Anies-Sandi program Kartu Jakarta Jomblo ini terpadu dengan tiga program unggulan lainnya, seperti Dp rumah 0 persen, Kartu Jakarta Pintar (KJP) sampai kuliah, dan Oke-oce. [islampos/berdakwah]


Artikel Terkait

loading...