Jumat, 26 Mei 2017

Tulisan Siswi SMA tentang "Warisan" ini Dinilai Menyesatkan


Baru membaca tulisan yang konon ditulis anak SMA tentang "warisan". hal pertama yang menggelitik adalah tulisannya:

"Setelah beberapa menit kita lahir, lingkungan menentukan. Setelah itu, kita membela sampai mati segala hal yang bahkan tidak pernah kita putuskan sendiri."

Ah, si adik ini bingungan sendiri malah ngajak-ngajak. Seorang yang sudah dewasa dan berakal tentulah memutuskan dengan sadar dan atas keputusan sendiri bahwa ia adalah seorang muslim yang beriman. Bukan masalah awalnya sudah lahir sebagai muslim atau tidak, ia tetap akan dihadapkan kepada keputusan untuk beriman atau tidak di dalam kehidupannya.

Semakin ngawur dan menyesatkan tulisan adik ini, dia menulis sinis:

"Sejak masih bayi saya didoktrin bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar. Saya mengasihani mereka yang bukan muslim, sebab mereka kafir dan matinya masuk neraka."

Lha.. ini maksudnya semua agama sama? dan tidak percaya adanya neraka bagi yang tidak beriman? ... banyak lagi tulisannya yang kalau ditanggapi per paragraf bisa panjang. Kembali lagi ke Al-Quran yuk.

Tulisan adik ini sebenarnya juga kontradiksi. Di satu sisi jelas menyuarakan kebebasan/liberal, tapi mengomentari dengan sinis mereka yang patuh, taat, tunduk pada ajaran agamanya. Kalau memang liberal, ya biarkan saja dong kalau ada yang taat dan patuh.. :)

Orang liberal ketika ada muslim yang tidak sholat, pasti dibiarkan saja. Sementara muslim yang benar akan mengingatkan dengan cara yang baik. Jangan paranoid diingatkan sholat, seolah akan diingatkan dengan cara yang buruk. Anehnya, orang liberal ini selalu mengarahkan demikian, ada muslim yang mengingatkan saudaranya sholat, disinisin.. begitu ada yang tidak sholat, dibiarkan saja.

Hati-hati ya dengan akun liberal meskipun berwujud seorang anak SMA yang seolah tampak cerdas, logis, tapi sebenarnya menyesatkan, jauh dari ajaran agama. Pilih panutan dan sumber rujukan yang benar sesuai Al-Quran dan Sunnah. [] - Penulis: Agung Zentyo Wibowo


Artikel Terkait

loading...