Kamis, 08 Juni 2017

Awalnya Bertaqiyah, Akhirnya Syaikh Syiah Ini Mengamuk Menunjukkan Aslinya


Sebuah debat Ahlus Sunnah vs Syiah digelar, sehari setelah tokoh Syiah Yasir Al Habib menghina Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha sebagai pezina. Masing-masing diwakili oleh Syakh Adnan dari Ahlus Sunnah dan Syaikh Shodiq dari Syiah.

Dalam debat itu, Syaikh Adnan mengecam tindakan Yasir Al Habib yang menghina Aisyah. Seperti diketahui, tokoh Syiah itu menghina Aisyah pada Ramadhan 2010 di London.

Syaikh Adnan juga menegaskan, apa yang dilakukan Yasir mencerminkan aqidah Syiah yang menyakini bahwa Aisyah wanita yang buruk. Demikian pula mayoritas sahabat harus dilaknat oleh Syiah, sebagaimana tertulis dalam kitab-kitab mereka.

Giliran Syaikh Shodiq. Ia menjawab dengan santai. Ia menyatakan bahwa Syiah juga menolak ucapan Yasir Al Habib tersebut sembari mengaku bahwa akhlak Syiah adalah akhlak ahlul bait.

Tanggapan santai Syaikh Shodiq yang terkesan bijak itu dibaca Syaikh Adnan sebagai taqiyah. Maka ia pun melontarkan pertanyaan jebakan.

“Muslim itu harus tabayun jika mendengar kabar tertentu. Saya ingin tabayun tentang isu istri Mahdi (pemimpin Syiah) yang katanya melakukan mut’ah dan memang mut’ah dibolehkan dalam Islam,” kata Syaikh Adnan.

Seketika, wajah Syaikh Shodiq berubah. Ia pun marah hingga berdiri dan intonasi bicaranya langsung meninggi. Ia menuduh Syaikh Adnan telah menebar fitnah dan berdusta.

“Aku hanya bertanya,” jawab Syaikh Adnan. “Dan harusnya begitulah sikapmu saat Ummul Mukminin Aisyah dihina kehormatannya. Saat istri pemimpin Syiah engkau anggap dihina, engkau langsung mengamuk, namun saat istri Rasulullah dihina engkau santai-santai saja.” []



Artikel Terkait

loading...