Jumat, 23 Juni 2017

Personil Burgerkill Meminta Turunkan Panji Rasulullah yang Dikibarkan Peserta Skate Day di Bandung (Video)


21 Juni dipopulerkan sebagai Skate Day atau Hari Skateboard sedunia. Sebagai sebuah pop culture, tentu banyak kalangan muda perkotaan yang gemar dengan olahraga ini. Begitu pula pemuda di Kota Bandung. Rabu sore 21 Juni lalu, ratusan skater mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Dago Pasopati.

Namun ada yang menarik di acara tersebut, dimana ada seorang peserta Skate Day yang berskateboard ria di jalanan Kota Kembang ini sambil mengibarkan panji Rasulullah Ar Royah, panji kebanggaan umat Islam yang kian populer pasca Aksi Bela Islam III (212)

Uniknya, seorang peserta lain (bukan panitia, juga bukan tokoh skater), Ebenz, musisi dari band metalcore terkenal meminta panji yang berkibar gagah itu digulung dan diturunkan. Hal ini terlihat langsung di video yang ia unggah di akunnya @ebenbkhc.

Dalam video tersebut, awalnya si peserta pengibar ar royah menolak, namun akhirnya ia menurut segan ketika Ebenz membuka topeng yang ia kenakan. Akhirnya ia pasrah menuruti Ebenz, dan Ebenz mengakrabi pengibar roya dengan tepukan di pundak.

Kontan banyak warganet memberi komentar di postingan tersebut mempertanyakan tindakan gitaris Burgerkill ini menghalangi ekspresi keberagamaan yang sah dilakukan di NKRI, sebagaimana ia juga bebas menggunakan simbol-simbol yang dekat dengan satanisme seperti kepala kambing, konfigurasi nomor 666, dll.

Namun di kolom komentar ia menjawab, "Kami ga butuh atribut2 bendera seperti itu disini, dan kalian ga perlu ngajarin saya gimana menjadi muslim yang baik, urus aja hidup kita masing2... Ok bro."



Beberapa komentator juga kemudian ia blokir karena tetap menasihati. Dan akhirnya Ebenz menonaktifkan komentar di postingan tersebut.

Kalimat yang Ebenz tulis menunjukkan ketidakkonsistenan, "urus aja hidup kita masing2", namun nyatanya ia menghalangi urusan hidup/ekspresi orang lain dalam beragama, sebagai muslim yang bangga dengan panji Rasul-nya.

Ada yang mau titip salam buat Bang Ebenz?

Katamu agama itu urusan masing2, lantas engkau pikir untuk apa para Nabi dan Rasul diutus? Mengurus umatnya, memikirkan umatnya.
Katamu biar Tuhan saja yang menilai, lantas engkau pikir Tuhan turunkan Alquran kepada RasulNya untuk apa? Ia nya berisi peringatan dan kabar gembira, agar disampaikan detail dan menyeluruh kepada umatnya.
Pada peringatan ada standar nilai yang harus dipenuhi, pada kabar gembira ada harapan dari penerapan sebuah nilai. Jika ayahmu dan ibumu memberi nasehat berupa peringatan2 agar engkau tidak tersesat, dan kau katakan "hidup itu urusan masing2", betapa durhakanya dirimu.
Apakah lagi pada agama yang diturunkan Tuhan mu. Jikalau agama ini urusan masing2, niscaya tidak ada kebaikan yang menyinggahimu.
Berhentilah dari mengatakan agama ini urusan masing2, sebab Jenazahmu sendiri tak mampu engkau urus.


Artikel Terkait