Minggu, 02 Juli 2017

Disiram Zat Asam, 2 Muslim di London Luka Parah, 1 Korban Koma


Kepolisian Inggris memutuskan untuk melakukan penyelidikan kasus kejahatan teror yang menimpa 2 orang Muslim di Inggris pada Rabu (21/6).

Akibat insiden kejahatan teror tersebut, 2 orang Muslim mengalami luka bakar yang parah di wajahnya.

2 pria Muslim yang diserang itu di-identifikasi bernama Jameel Muhktar dan Resham Khan, keduanya sedang mengendarai mobil. Saat lampu merah menyala, Mereka berhenti di sebuah persimpangan yang ada di Beckton, London Timur. Tiba-tiba ada seorang pria mendekati mobil yang mereka kendarai.

Kemudian, pria tersebut mengetuk jendela mobil. Saat jendela mobil dibuka, pria asing tersebut menyemprotkan zat asam kepada Muhktar dan Resham. Keduanya mengalami luka bakar yang parah, bahkan Mukhtar sampai mengalami koma.

Kepolisian setempat segera mengidentifikasi penyerang 2 Muslim tersebut.

Diduga, tersangka penyerang bernama John Tomlin berusia 24 tahun.

Dilansir dari Presstv pada Sabtu (01/07), tersangka saat ini belum ditangkap polisi.

Ini disebabkan, saat penyelidikan awal polisi menyimpulkan motif tersangka bukan karena tindakan rasis.

Sebelummya, Kepolisian Metropolitan mengatakan, tersangka dianggap telah melakukan kejahatan kebencian terhadap Muslim. Sebab, mereka telah menemukan bukti-bukti baru yang mengarah ke situ.

“Investigasi saat ini terus berlangsung dengan cepat, tim saya bekerja secara maksimal untuk menemukan Tomlin. Saya akan mendesak siapa saja yang tahu keberadaannya untuk menghubungi polisi,” kata Detektif Inspektur Neil Matthews.

Korban kejahatan teror mengungkapkan, pelaku yang menyerang mereka karena Islamofobia, tidak ada motif lain selain Islamofobia. Apalagi setelah serangan teror yang terjadi baru-baru ini di Manchester dan London.

“Saya tidak tahu, apakah mereka mencoba untuk membalas dendam kepada kami. Kami orang yang tidak bersalah. Kami tidak pantas mendapatkan perlakuan seperti ini,” pungkas Mukhtar.

Setelah serangan teror di Manchester dan London, Kejahatan teror terhadap Muslim di Inggris meningkat dalam beberapa pekan terakhir. [IZ/panjimas]


Artikel Terkait

loading...