Kamis, 31 Agustus 2017

Ribuan Warga Bogor Tuntut Pencabutan IMB Masjid Imam bin Hambal


Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pemersatu Umat (GMPU) berunjuk rasa di Kantor Wali Kota Bogor, Selasa (29/8/2017).

Para pengunjukrasa itu berasal dari berbagai majelis taklim dan pondok pesantren Bogor, Cianjur dan Sukabumi. Mereka datang ke balai kota Bogor dengan melakukan aksi longmarch dari 2 titik yaitu Bogor Timur (Depan Masjid Raya) dan Tanah Baru, Bogor Utara (Jalan Raden Kan'an).

Dalam aksinya, mereka mendesak Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bangunan yayasan dan masjid Imam Ahmad bin Hanbal, di Tanah Baru, Bogot Utara, Kota Bogor yang saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Perwakilan massa diterima Wali Kota Bogor dan jajarannya. Mereka menolak pembangunan masjid yang jamaahnya disinyalir menyebarkan paham salafi. Penolakan tersebut lantaran ada sejumlah amalan masyarakat yang dianggap bidah.

“Aksi damai Bogor Utara tolak Wahabi dengan Visi-Misi cabut Ijin pembangunan Masjid Hambal yang akan dijadikan tempat perkumpulan Wahabi. Kami minta Walikota membatalkan atau mencabut IMB pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal,” kata H Dado selaku pimpinan aksi.

Seperti diketahui, di awal Agustus lalu aksi protes juga dilakukan warga terhadap pembangunan masjid tersebut tapi berhasil diredam. Namun, warga masih kecewa lantaran proyek itu tidak dihentikan Pemerintah Kota Bogor karena sudah mengantongi IMB. Atas dasar itu ribuan massa yang hari ini melakukan unjuk rasa menuntut agar izin tersebut dicabut. [suara-islam/berdakwah]

BacaPengertian Wahabi dan Siapakah Muhammad Bin Abdul Wahhab (Video)


Artikel Terkait

loading...