Minggu, 08 Oktober 2017

Ini Beberapa Keutamaan Bacaan Dzikir


“Beruntunglah bagi orang yang di dalam catatan amalnya terdapat istighfar yang banyak” (HR. Ibnu Majah & Al-Baihaqi).

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu ‘Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim’ [Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung]” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Barang siapa membaca: ‘Subhanallahi Wabihamdihi’ [Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya] seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan dihapus, meskipun sebanyak buih lautan” (HR. Muslim)

“Kalimat yang paling dicintai Allah ada empat, yaitu: ‘Subhaanallah, Al Hamdulillah, Laailaahaillallah, dan Allahu Akbar’. Tidak mengapa bagimu memulai dari yang mana saja.” (HR. Muslim)

“Orang yang paling bahagia dengan syafa’atku di hari kiamat kelak adalah orang yang mengatakan ‘laa ilaaha illallah’ dengan ikhlas dari hatinya” (HR. Bukhari)

“Perbanyaklah membaca syahadat ‘laa ilaaha illallah’ sebelum sebelum kalian terhalang darinya” (HR. Abu Ya’lâ, hasan)

“Sebaik-baik dzikir adalah (membaca) ‘laa ilaaha illallaah’. Dan sebaik-baik doa yaitu ‘alhamdulillah’.” (HR. Bukhari)

“Orang yang paling bahagia dengan syafa’atku di hari kiamat kelak adalah orang yang mengatakan ‘laa ilaaha illallah’ dengan ikhlas dari hatinya” (HR. Bukhari)

“Perbanyaklah membaca syahadat ‘laa ilaaha illallah’ sebelum sebelum kalian terhalang darinya” (HR. Abu Ya’lâ, hasan)

“Perbanyaklah membaca ‘laa hawla wa laa quwwata illa billah’ [Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah], sebab ia merupakan salah satu harta simpanan di surga” (HR. Tirmidzi)

“Barangsiapa yang mengucapkan, 'Radhiitu billahi rabba wa bil Islaami diina wa bimuhammadir rasuulaa' maka surga wajib baginya” (HR. Abu Dawud)

“Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, kemudian mengucapkan, ‘Asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu’ [Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah]. kecuali Allah akan bukakan untuknya delapan pintu langit yang bisa dia masuki dari pintu mana saja”(HR. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

“Barangsiapa yang terjaga di malam hari, kemudian dia membaca: ’Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syain qodiir. Alhamdulillah wa subhanallah, wa laa ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa hawla wa laa quwwata illa billah’ [Segala puji bagi Allah Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu, segala puji bagi Allah, maha suci Allah, tiada sembahan yang benar kecuali Allah, Allah maha besar, serta tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah], kemudian dia mengucapkan: ‘Allaahummagh firlii’ [Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku], atau dia berdoa [dengan doa yang lain], maka akan dikabulkan doanya, jika dia berwudhu dan melaksanakan shalat maka akan diterima shalatnya” (HR. Bukhari, Abu Dawud, at-Tirmidzi & Ibnu Majah)

“Barangsiapa yang mengucapkan: ‘Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘ala kulli sya-in qodiir’ [Tidak ada yang berhak untuk diibadahi selain Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya, kepunyaan Allah segala kerajaan dan pujian, dan Dia Maha-kuasa atas segala sesuatu], 100 kali dalam sehari, maka baginya setara dengan membebaskan 10 budak, dan dicatat baginya 100 pahala, dan dihapuskan darinya 100 kesalahan. Dan ia memiliki perisai yang menjaganya dari syaitan pada hari itu hingga malam harinya, tidak ada yang dapat berbuat lebih baik dari dirinya, kecuali orang yang mengamalkan [amalan dzikir tersebut] lebih banyak lagi darinya” (HR. Bukhari dan Muslim)


Artikel Terkait

loading...