Kamis, 23 November 2017

Nggak Takut Ditangkap? Ini Jawaban Ustadz Abdul Somad


Nama Ustadz Abdul Somad semakin meroket. Serangan bertubi-tubi dari tokoh liberal justru membuatnya semakin terkenal.

Seperti diberitakan sebelumnya, baru-baru ini, sejumlah tokoh liberal menyerang Ustadz Abdul Somad. Di antaranya: (Zuhairi Misrawi: Kelebihan Ustadz Abdul Somad Cuman Bisa Melucu)

Tak bisa dipungkiri, dai yang gigih mengajak masyarakat bersyariah kerap diserang, terlebih ketika ada celah. Bahkan, terkadang dikriminalisasi. Hal itu disadari oleh jamaah Ustadz Abdul Somad sehingga muncul pertanyaan apakah Ustadz Abdul Somad tidak takut ditangkap.

“Ustadz apa nggak takut nanti kalau ditangkap?” tanya seorang jamaah melalui pertanyaan tertulis yang dibaca oleh Ustadz Abdul Somad.

Begini jawaban alumni Universitas Al Azhar Mesir dan Universitas Darul Hadits Maroko ini:

Yang mau nangkap saya siapa dan salah saya apa?

Ustadz kan katanya ekstrim?

Ekstrim itu apa? Ekstrim itu kan yang nyuruh “bakar!” Pernah saya nyuruh orang bakar? Nggak pernah, saya bukan ekstrim.

Ustadz selalu memakai kata-kata yang provokatif, Ustadz mengatakan “kafir”.

Yang bilang kafir saya apa Qur’an? Qul yaa ayyuhal.. kaafiruun.. tuh, ekstrim semua itu (sambil menunjuk jamaah yang serempak menjawab kaafiruun melanjutkan ayat tadi)

Siapa yang nggak setuju pakai kata kafir, bahaya. Nanti sholat Maghrib, “Qul yaa ayyuhal non muslim.” Ayat Qur’an kok.

Ustadz ngomongnya terlalu keras. “Kafir!” Oke kita perlunak, lembut. Gimana? “kafir” (sambil mengecilkan volume dan melembutkan nada)

Kalau kamu nggak mau aku sebut kafir, maka mudah saja kau akui bahwa Muhammad sudah datang. Gimana caranya? Asyhadu an laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna muhammadan rasulullah. []



Artikel Terkait

loading...