Rabu, 20 Desember 2017

Banyak Netizen Berterima Kasih pada #ILCZinaLGBT dan Karni Ilyas, Ini Alasannya


Meskipun sejumlah netizen geregetan melihat penampilan kaum liberal yang menggunakan strategi “santun” namun “menebar syubhat”, banyak netizen berterima kasih kepada TV One dan Karni Ilyas yang telah menggelar #ILCZinaLGBT, Selasa (19/12/2017) malam.

Tak hanya bisa melihat “cacat logika” kaum liberal, ILC juga dinilai telah berhasil mengungkap siapa sebenarnya orang-orang yang selama ini hanya mengaku paling nasionalis.

“Terimakasih ILC dan BANG KARNI. Wong ndeso bodoh kaya kami ini menjadi tau dan ngerti bahwa mereka yang mengaku pinter, nasionalis, pancasilais ternyata hanya seonggok sampah yang wajib d bersihkan dari negeri ini. Hingga tidak merongrong pancasila. Terimakasih Citta, terima kasih Abu Janda dan mungkin akan ada yang lain menyusul.... Menyiapkan jiwa dan raga kami untuk lebih menjaga dan mengamalkan pancasila sesuai kepercayaan kami masing masing,” kata Beckham melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (20/12/2017) dini hari.



Tanggapan Beckham itu telah mendapatkan lebih dari 400 like dan puluhan komentar sependapat dengannya.

Citta yang disebutkan dalam komentar Beckham itu adalah jurnalis Geotimes, Cania Citta. Pernyataan-pernyataan Citta agaknya membuat Presiden ILC itu gemas hingga ia menyela dan membuka diskusi cukup panjang.

Citta menyebut tidak ada kewajiban bertuhan dalam Pancasila. (Baca: Sebut Tak Ada Kewajiban Bertuhan dalam Pancasila, Cania Citta Bingung Sendiri Saat Diluruskan Karni Ilyas)

Ketika diluruskan oleh Karni Ilyas dengan sila pertama Pancasila, Citta tampak bingung dan akhirnya mengakui ada kewajiban bertuhan sebagaimana sila pertama Pancasila “Ketuhanan Yang Maha Esa.” [Ibnu K/Tarbiyah.net]


Artikel Terkait

loading...