Kamis, 11 Januari 2018

Soal Joshua dan Ge, LBH GP Ansor: Materi Mereka tak Menyinggung Ajaran Agama


Lembaga Bantuan Hukum GP Ansor, kuasa hukum komika Joshua Suherman, mengatakan pelapor klien mereka, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), seharusnya meminta klarifikasi sebelum melapor ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.

"Siapa pun yang melaporkan Joshua dan Ge Pamungkas, seharusnya mereka meminta klarifikasi dahulu, mediasi, tabayun," kata Direktur Advokasi dan Litigasi LBH GP Ansor Achmad Budi Prayoga di Jakarta, Selasa (9/1)

"Prinsipnya, materi mereka tidak menyinggung ajaran agama. Artinya, mereka tidak menyinggung misalnya soal puasa, shalat, ayat Al-Quran. Kami sudah melihat dan mengkaji videonya," katanya tentang tindakan Joshua dan Ge.

Achmad menekankan perlunya klarifikasi sebelum membawa satu perkara berkaitan dengan isu agama ke ranah hukum karena itu bisa memicu tanggapan negatif.

"Apalagi ini isu agama dan kita punya pengalaman yang tidak baik. Kalau tidak diklarifkasi, bisa mendapat tanggapan negatif. Klarifikasi dulu, tunjukan mana yang menyinggung," kata Achmad.

Dia juga menyatakan akan memfasilitasi pihak-pihak yang ingin bertemu dengan Joshua dan Ge untuk mengklarifikasi materi komedi yang mereka sampaikan.

FUIB hari ini melaporkan Joshua, yang sewaktu kecil terkenal sebagai penyanyi, ke polisi karena keberatan dengan materi komedinya, yang dianggap menyinggung agama.

Pada Senin (8/1) malam, Joshua dan Ge Pamungkas mendatangi LBH GP Anshor untuk meminta bantuan hukum karena materi komedi mereka dianggap menyinggung penganut agama. [suara-islam.com]

Catatan:

Maka, bagian kerak neraka, bagian neraka yang paling dasar, akan menjadi tempat tinggal oleh orang-orang munafik, bukan orang kafir.

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.” (QS. An-Nisaa : 145)

Takutlah akan sifat munafik, karena bisa jadi hati kita disusupi karakter munafik ini. Setiap orang beriman akan khawatir pada sifat munafik, kecuali orang munafik itu sendiri. Al-Hasan Al-Bashri mengatakan, “Tidak ada orang merasa aman dari sifat nifak kecuali orang munafik dan tidak ada orang yang merasa khawatir terhadapnya kecuali orang mukmin.”





Artikel Terkait

loading...