Selasa, 13 Februari 2018

Din Syamsuddin Ungkap Tujuan di Balik Serangan pada Tokoh Agama


Sejumlah tokoh agama menjadi sasaran serangan, baru-baru ini. Selain sejumlah ustadz, kini juga ada serangan ke tokoh non muslim.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin memiliki analisa menarik terkait serangan-serangan tersebut.

Menurutnya, kejadian demi kejadian serangan itu tidak berdiri sendiri. Namun merupakan rangkaian dari skenario sistemik. Tujuannya untuk menyebarkan rasa takut berujung instabilitas nasional.

"Kejadian-kejadian tersebut sepertinya dikendalikan oleh suatu skenario sistemik yang bertujuan untuk menyebarkan rasa takut dan pertentangan antarumat beragama, dan akhirnya menciptakan instabilitas nasional," kata Din, Senin (12/2/2018) seperti dikutip Republika.

Sedikitnya ada empat serangan di awal 2018 ini. Pertama, serangan pada 27 Januari 2018. Sasarannya Pengasuh Pondok Pesantren al-Hiadayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, KH Emon Umar Basyri.

Kedua, serangan pada 1 Februari 2018. Sasarannya Ustadz Prawoto. Komandan Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) itu pun meninggal dunia akibat diserang oknum tetangga yang diduga gila.

Ketiga, serangan kepada seorang santri Pesantren Al-Futuhat Garut oleh enam orang tak dikenal. Ada juga seorang pria yang diduga gila bersembunyi di atas Masjid At Tawakkal Kota Bandung mengacung-acungkan pisau.

Keempat, serangan pada 11 Februari 2018. Sasarannya, pendeta dan jemaat Gereja Santa Lidwina, Kabupaten Sleman, DIY. Empat jemaat luka-luka dan pendeta yang memimpin ibadah pun terluka akibat serangan itu.

Din mendorong aparat keamanan untuk serius mengusut tuntas siapa dalang di balik semua kejadian tersebut. Mantan Ketua PP Muhammadiyah itu khawatir jika kejadian-kejadian tersebut tidak segera diusut, bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Ia juga menghimbau umat beragama untuk tetap tenang, mengendalikan diri, dan tidak terprovokasi oleh pihak yang memang sengaja ingin mengadu domba antar umat beragama. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Artikel Terkait

loading...