Selasa, 30 Januari 2018

Inilah 7 Kelebihan Dajjal yang Digunakannya untuk Menipu Manusia


Dajjal diberikan istidraj untuk menipu manusia, yang dimaksud istidraj disini adalah kemampuan dan kemudahan yang diberikan Allah kepada hambaNya, agar mereka semakin jauh dari rahmat Allah. Naudzubillahi min Dzalik. Dan berikut adalah istidraj yang diberikan kepada Al Masih Ad Dajjal

1. Menghidupkan orang yang sebelumnya dia bunuh
Dari Abu Sa’I Al-Khudri r.a. berkata bahwa Rasulullah bersabda : “Pada waktu keluarnya Dajjal ada seorang dari kaum mukmin yang (dengan beraninya) pergi menemui Dajjal lalu ia disambut oleh pengawal Dahhal dan ditanyakan: Hendak kemana engkau? Ia menjawab Saya ingin menemui orang yang baru saja keluar (Dajjal) Lalu mereka bertanya: ”Apakah kamu belum percaya kepada Tuhan kami?” Orang mukmin itu menjawab: “Tuhan kami tidak samar”. Maka berkatalah pengawal Dajjal : “Bunuhlah dia” Tapi sebagian pengawal mereka mengatakan: “Jangan, Tuhan kami melarang membunuh seseorang melainkan dengan perintahnya”. Maka dibawalah mukmin tersebut menghadap pada Dajjal. Maka ketika orang mukmin itu melihat Dajjal ia berkata: “Hai sekalian manusia, inilah Dajjal yang telah disebut oleh Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam (ﷺ)”. Maka segera Dajjal menyuruh merebahkan mukmin tersebut dan diperintahkan dikupas kulit dan dipukuli punggung dan perutnya. Lalu Dajjal bertanya: “Apakah engkau tetap tidak percaya kepada kami?” Mukmin itu menjawab: “Engkaulah Al-Masih pendusta”. Maka Dajjal memerintahkan mukmin itu digergaji badannya dari kepa;anya hingga ke kakinya menjadi dua bagian lalu Dajjal berjalan di tengah kedua badannya. Lalu Dajjal memerintahkan :”Bangunlah!” Maka bangunlah orang mukmin itu (seperti sediakala). Lalu Dajjal kembali bertanya: “Apakah kamu belum percaya kepadaku?” Mukmin itu menjawab :”Tidak berkurang keyakinanku bahwa engkaulah Dajjal bahkan bertambah yakin”. Kemudian orang mukmin itu berkata :”Hai sekalian manusia ia (Dajjal) tidak dapat berbuat demkiian lagi kepada seorangpun”. Maka Dajjal berusaha membunuh lagi orang mukmin tsb namun Allah telah meletakkan di antara leher hingga belakang orang itu seolah-olah tembaga sehingga tidak dapat disembelihnya. Mereka menyangka ia dilempar ke dalam neraka padahal dilempar ke surga. Kemudian Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam (ﷺ) bersabda : “Itulah manusia yang paling besar kesaksiannya (syahid) di sisi Rabbul ‘Alamin” (H.R. Muslim)

Baca juga: Munculnya Imam Mahdi dan Keluarnya Dajjal

2. Menyembuhkan orang sakit
“Ia (Dajjal) mampu menyembuhkan kebutaan, dan penyakit belang-belang”(H.R. Muslim)

3. Memerintahkan langit menurunkan hujan
“Bersama Dajjal Allah akan mengutus setan-setan yang mengajak berbicara pada manusia. Ia membawa fitnah besar dengan memerintahkan langit untuk menurunkan hujan. Hujanpun turun dalam penglihatan manusia. Ia membunuh dan kemudian menghidupkan kembali dalam penglihatan seseorang kemudian menghidupkannya kembali dalam penglihatan manusia yang tidak mungkin ditandingi orang lain “(H.R. Imam Ahmad)

4. Memerintahkan bumi menumbuhkan tumbuhan-tumbuhan
An Nawas bin Sam’an r.a. berkata: bahwa pada suatu pagi Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam (ﷺ) menceritakan tentang Dajjal. Kami bertanya : Ya Rasulullah bagaimana kecepatan Dajjal berjalan di muka bumi? Nabi menjawab : Seperti mendung yang diterpa angin, maka dia pergi mendatangi suatu kaum dan mengajak mereka untuk mengimaninya lalu dengan segera kaum itu percaya lalu ia menyeru langit untuk segera menurunkan hujan lalu tanaman-tanaman segera tumbuh subur dan mereka menggembakajab ternaknya yang banyak susunya dan gemuk-gemuk. Kemudian ia mendatangi kaum lainnya lalu mengajak mereka untuk mengimaninya namun kaum itu menolak ajaknnya, lalu ditinggalkannya kaum itu oleh Dajjal. Mendadak daerah itu menjadi kering dan gersang tidak ada sedikitpun dari kekayaan alam mereka yang tertinggal (H.R. Muslim)

Baca juga : 5 fase Umat Islam Sebelum Hari Kiamat

5. Membawa Air dan Api
Dari Uqbah bin Amr berkata pada Hudzaifah tiakkah Anda ceritakan kepada kami apa yang Anda dengar dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam (ﷺ). Judzaifah berkata : “Saya telah mendengar Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam (ﷺ) bersabda : ‘Jika keluar Dajjal membawa air dan api, adapun yang dilihat orang-orang itu api maka sesungguhnya itulah air yang dingin, Sedangkan yang dilihat oleh orang-orang itu air yang dingin, maka itulah api yang membakar. Maka barangsiapa mendapatinya hendaklah masuk pada yang dilihatnya berupa api sebab sebenarnya itu adalah air tawar yang dingin” (H.R. Bukhari Muslim dalam Alu’lu wal Marjan II No. 1856)

6. Menunjukkan Surga dan Neraka yang palsu
“Di antara fitnah-fitnah (Ad-Dajjal) adalah, bahwa bersamanya ada surga dan neraka. Padahal sesungguhnya nerakanya adalah surga dan surganya adalah neraka. Barangsiapa mendapatkan cobaan dengan nerakanya, hendaklah ia berlindung kepada Allah dan hendaklah ia membaca ayat-ayat di awal surah Al Kahfi. (HR Ibnu Majah)

Baca jugaFenomena Akhir Zaman, Dajjal dan Para Pendukungnya

7. Mempunyai bukit Roti
Al Mughirah bin Sjub’ah r.a. berkata : Seseorang bertanya kepada Nabi tentang Dajjal lalu Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam (ﷺ) bersabda kepadaku: Apa kepentinganmu? Aku menjawab: “Orang-orang berkata bahwa Dajjal mempunyai bukit roti dan sungai air?” Lalu Nabi menjawab: “Itu sangat remeh bagi Allah” (H.R. Bukhari Muslim)

#FitnahDajjal
Dipublikasikan pertama kali oleh @Hijabalila



Artikel Terkait